Skip links
Cara Meredakan Batuk pada Anak dengan Madu

Cara Meredakan Batuk pada Anak dengan Madu

Cara Meredakan Batuk pada Anak dengan MaduBatuk merupakan salah satu keluhan yang sering dialami anak-anak, terutama saat sistem kekebalan tubuhnya sedang menurun. Banyak orang tua yang mencari cara alami untuk mengatasi batuk tanpa langsung memberikan obat kimia. Salah satu pilihan alami yang aman dan efektif adalah madu.

Selain rasanya manis dan disukai anak-anak, madu juga memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang dapat membantu mengurangi iritasi tenggorokan. Oleh karena itu, mengetahui cara meredakan batuk pada anak dengan madu bisa menjadi solusi praktis bagi Anda.

Cara Meredakan Batuk pada Anak dengan Madu

Madu telah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi batuk dan sakit tenggorokan. Kandungan antioksidan serta sifatnya yang mampu menenangkan jaringan tenggorokan membuat madu efektif dalam mengurangi frekuensi batuk, terutama di malam hari. Namun, penting untuk diingat bahwa madu tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia 1 tahun.

Sistem pencernaan bayi di bawah 1 tahun belum matang, dan madu bisa mengandung bakteri penyebab botulisme, yaitu kondisi langka yang dapat membahayakan bayi. Untuk anak usia 1 tahun ke atas, madu dapat diberikan dengan takaran berikut sesuai rekomendasi dari American Academy of Pediatrics.

  • Anak usia 1–5 tahun: ½ sendok teh madu.
  • Anak usia 6–11 tahun: 1 sendok teh madu.
  • Anak usia 12 tahun ke atas: 2 sendok teh madu.

Tips Memberikan Madu untuk Meredakan Batuk pada Anak

Cara meredakan batuk pada anak dengan madu memang efektif, tapi ada sedikit tips agar pengobatan alami ini bisa lebih optimal, antara lain sebagai berikut.

1. Campur dengan Air Hangat

Anda bisa memberikan madu secara langsung atau mencampurkannya ke dalam air hangat, teh herbal tanpa kafein, atau air lemon hangat. Kombinasi ini membantu mengencerkan lendir dan menenangkan tenggorokan.

2. Berikan di Malam Hari

Berikan madu sebelum tidur untuk membantu anak tidur lebih nyenyak karena intensitas batuk berkurang. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa madu bisa lebih efektif dibandingkan obat batuk sirup yang dijual bebas dalam meredakan batuk malam hari.

3. Pilih Madu Murni

Pilihlah madu murni tanpa campuran gula tambahan untuk mendapatkan manfaat optimal. Jika anak Anda alergi terhadap produk lebah apa pun (madu, propolis, royal jelly) atau memiliki penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba meredakan batuk pada anak dengan madu.

Amankah Memberikan Obat Batuk untuk Anak?

Memberikan obat batuk pada anak memang sering menjadi pertimbangan, namun penggunaannya perlu sangat hati-hati. Obat batuk dan flu yang dijual bebas di apotek tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 4 tahun, karena bisa menimbulkan efek samping serius seperti kantuk berlebihan, gangguan pernapasan, bahkan keracunan jika dosisnya tidak tepat.

Untuk anak usia 4–6 tahun, obat batuk sebaiknya diberikan hanya jika direkomendasikan oleh dokter. Setelah usia 6 tahun, obat batuk umumnya aman digunakan asalkan Anda mengikuti dosis dan petunjuk penggunaan pada kemasan.

Sebagai pilihan obat batuk, Anda bisa menggunakan OBH Combi Herbal, obat batuk herbal yang mengandung madu ini membantu meredakan batuk disertai gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. OBH Combi Herbal bisa dikonsumsi anak usia 6–12 tahun, dengan dosis 5 ml yang diminum 1–4 kali sehari.

Cara Alami Mengatasi Batuk pada Anak

Selain cara meredakan batuk pada anak dengan madu, ada beberapa metode alami lain yang dapat membantu si Kecil merasa lebih nyaman. Cara-cara ini aman dilakukan di rumah dan bisa membantu meredakan gejala batuk tanpa perlu langsung mengandalkan obat.

1. Oleskan Balsam Khusus Anak

Untuk anak usia 2 tahun ke atas, Anda bisa mengoleskan balsam khusus anak di dada dan leher bagian depan. Kandungan mentol pada balsam akan menguap perlahan karena suhu tubuh, sehingga aromanya dapat membantu melegakan pernapasan dan menenangkan batuk. Efek hangatnya juga bisa membuat anak lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.

2. Minum Cairan Hangat

Pastikan anak tetap terhidrasi dengan baik. Cairan yang cukup akan membantu mengencerkan lendir, sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk atau bersin. Anda bisa memberikan air hangat, kaldu, atau teh herbal tanpa kafein untuk membantu menenangkan tenggorokan. Minuman hangat juga memberikan rasa nyaman dan membantu anak beristirahat lebih baik.

3. Gunakan Humidifier

Udara yang terlalu kering dapat memperparah batuk pada anak. Anda bisa menggunakan humidifier (pelembap udara) di kamar tidur anak, terutama saat malam hari. Udara yang lembap membantu menjaga saluran napas tetap lembap dan mengurangi iritasi tenggorokan. Jika tidak memiliki humidifier, Anda juga bisa menyalakan shower air hangat dan biarkan anak menghirup uapnya selama beberapa menit di kamar mandi.

4. Gunakan Larutan Saline

Hidung tersumbat bisa memperparah batuk karena anak jadi bernapas lewat mulut, yang membuat tenggorokan kering dan mudah iritasi. Gunakan larutan saline (air garam steril) dalam bentuk semprot atau tetes hidung untuk membantu melunakkan lendir di hidung. Bila anak belum bisa membuang ingus sendiri, bantu dengan alat penyedot lendir. Cara ini efektif membantu anak bernapas lebih lega dan mengurangi frekuensi batuk.

5. Kumur dengan Air Garam

Untuk anak usia di atas 6 tahun, berkumur dengan air garam hangat bisa membantu meredakan sakit tenggorokan dan mengurangi dahak. Caranya mudah: campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu minta anak berkumur selama beberapa detik dan meludahkannya kembali.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat membantu anak merasa lebih baik tanpa langsung memberikan obat kimia. Meski begitu, tetap perhatikan kondisi anak, jika batuk tak kunjung membaik lebih dari seminggu, disertai demam tinggi, sesak napas, atau muntah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Jangan lupa bahwa cara meredakan batuk pada anak di atas 1 tahun dengan madu tetap menjadi salah satu pilihan alami terbaik, karena madu terbukti mampu menenangkan tenggorokan dan mengurangi intensitas batuk di malam hari. Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan membeli suplemen dan obat terpercaya dari VIVA Apotek!

Referensi:

  • American Academy of Pediatrics (2023). How to Care for Your Child’s Cold. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/flu/Pages/caring-for-Your-childs-cold-or-flu.aspx.
  • American Academy of Pediatrics (2022). Coughs and Colds: Medicines or Home Remedies?. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/chest-lungs/Pages/Coughs-and-Colds-Medicines-or-Home-Remedies.aspx.
  • Children’s Health (n.d). Home remedies for cough in kids. https://www.childrens.com/health-wellness/home-remedies-for-cough-in-kids-infographic.
Explore
Drag