Cara Merawat Gigi Palsu Agar Awet – Mengetahui cara merawat gigi palsu agar awet sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut sekaligus memperpanjang usia pemakaian gigi tiruan Anda. Gigi palsu yang dirawat dengan baik tidak hanya terlihat lebih bersih dan nyaman dipakai, tapi juga membantu Anda tetap percaya diri saat berbicara maupun makan. Banyak orang mungkin menganggap perawatan gigi palsu rumit, padahal dengan langkah sederhana dan kebiasaan yang konsisten, gigi tiruan bisa bertahan lama!
Cara Merawat Gigi Palsu agar Awet
Berikut ini beberapa cara merawat gigi palsu agar awet yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
1. Bersihkan Setiap Habis Makan
Setelah makan, lepaskan dan bilas gigi palsu Anda dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan dan kotoran yang menempel. Pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati agar gigi palsu tidak terjatuh atau retak.
Sebaiknya, letakkan handuk di wastafel atau isi wastafel dengan sedikit air sebagai pelindung jika gigi palsu terlepas dari tangan. Saat membersihkan, hindari menekuk atau menekan bagian pengait agar tidak rusak.
2. Bersihkan Gigi Setelah Mencopot Gigi Palsu
Setiap kali mencopot gigi palsu, jangan lupa juga membersihkan bagian dalam mulut. Gunakan sikat gigi berbulu lembut untuk menyikat gigi asli, serta kain kasa atau sikat lembut untuk membersihkan lidah, gusi, dan langit-langit mulut. Jika ada sisa perekat gigi palsu di gusi, segera bersihkan dengan hati-hati agar tidak menumpuk dan menimbulkan iritasi.
3. Sikat Gigi Palsu Setidaknya Sekali Sehari
Langkah penting dalam cara merawat gigi palsu agar awet adalah menyikatnya setiap hari. Gunakan sikat khusus gigi palsu dengan bulu lembut dan pembersih khusus yang tidak bersifat abrasif.
Hindari penggunaan pasta gigi biasa karena kandungan abrasifnya bisa menggores permukaan gigi tiruan. Sebagai gantinya, Anda bisa memakai sabun cair lembut atau cairan pencuci piring ringan. Selain itu, jangan lupa membersihkan bagian dalam yang menempel pada gusi agar tidak ada sisa perekat yang tertinggal.
4. Rendam Gigi Palsu Semalaman
Gigi palsu perlu tetap lembap agar bentuknya tidak berubah. Oleh karena itu, biasakan merendam gigi palsu di air atau cairan khusus perendaman gigi tiruan sebelum tidur. Untuk merawat gigi palsu agar awet, hindari merendam dengan air panas karena dapat mengubah bentuk gigi palsu. Kalau Anda ragu mengenai jenis cairan yang tepat, konsultasikan dengan dokter gigi agar hasil perawatan lebih aman dan optimal.
5. Basuh Gigi Palsu Sebelum Dipakai Lagi
Sebelum memasang kembali gigi palsu, bilas dengan air bersih untuk memastikan tidak ada sisa cairan pembersih yang tertinggal. Beberapa cairan rendaman mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi atau rasa tidak nyaman jika tertelan. Dengan membilas gigi palsu secara menyeluruh, Anda juga memastikan mulut tetap sehat dan bebas dari bahan berbahaya.
6. Gunakan Perekat Gigi Palsu dengan Benar
Jika Anda memakai perekat gigi palsu, pastikan mengikuti petunjuk penggunaan dengan tepat. Gunakan dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan, dan jangan terlalu dekat dengan tepi gigi tiruan.
Setelah dipasang, tekan gigi palsu dengan kuat dan gigit perlahan beberapa detik agar menempel sempurna. Setiap malam, bersihkan sisa perekat menggunakan sikat lembut dan sabun ringan. Salah satu produk yang bisa digunakan adalah Polident Fresh Mint, yang membantu menjaga kestabilan gigi palsu agar tidak mudah lepas.
7. Jadwalkan ke Dokter Gigi Rutin
Kunjungan rutin ke dokter gigi juga merupakan bagian penting dari cara merawat gigi palsu agar awet. Dokter gigi dapat memeriksa apakah gigi tiruan masih pas digunakan, serta membersihkannya secara profesional. Bila gigi palsu terasa longgar atau menyebabkan iritasi, segera periksakan. Dokter mungkin akan melakukan perbaikan atau penyesuaian agar kembali nyaman.
Kesalahan Umum dalam Merawat Gigi Palsu
Meski sudah tahu cara merawat gigi palsu agar awet, mungkin Anda masih melakukan kesalahan dalam perawatannya. Beberapa kebiasaan tampak sepele, tetapi justru bisa merusak struktur dan warna gigi tiruan. Agar gigi palsu Anda tetap awet dan nyaman digunakan, berikut kesalahan yang sebaiknya dihindari.
1. Menggunakan Bahan Pembersih yang Terlalu Keras
Hindari penggunaan sikat berbulu keras, pembersih kuat, atau pasta gigi abrasif. Bahan-bahan ini bisa mengikis permukaan gigi palsu dan menyebabkan goresan halus yang membuatnya tampak kusam. Pilihlah sikat berbulu lembut dan pembersih khusus gigi tiruan yang lebih aman untuk digunakan setiap hari.
2. Memakai Pasta Gigi Pemutih
Pasta gigi pemutih biasanya mengandung bahan seperti peroksida yang tidak efektif memutihkan gigi palsu. Selain itu, bahan tersebut bisa membuat warna gigi tiruan menjadi tidak merata dan tampak kusam. Jadi, sebaiknya gunakan pembersih khusus gigi palsu yang direkomendasikan oleh dokter gigi.
3. Menggunakan Produk yang Mengandung Pemutih atau Klorin
Produk pemutih atau pembersih dengan kandungan klorin dapat merusak permukaan gigi tiruan dan mengubah warnanya menjadi keputihan atau kekuningan. Kalau gigi palsu Anda memiliki komponen logam, hindari juga merendamnya dalam cairan yang mengandung klorin karena bisa menyebabkan karat dan merusak bagian logam tersebut.
4. Merendam dengan Air Panas
Salah satu kesalahan paling umum adalah merendam gigi palsu menggunakan air panas atau mendidih. Suhu tinggi bisa membuat gigi palsu melengkung dan tidak pas lagi saat digunakan. Gunakan air hangat atau air dengan suhu ruangan untuk merendam gigi palsu agar bentuknya tetap terjaga.
Kapan Harus ke Dokter?
Selain menerapkan cara merawat gigi palsu agar awet, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan gigi tiruan tetap dalam kondisi baik dan nyaman digunakan. Segera buat janji dengan dokter gigi jika Anda mengalami hal-hal berikut ini.
- Gigi palsu terasa longgar, tidak pas, atau sering bergeser saat dipakai.
- Muncul suara klik atau bunyi saat berbicara atau mengunyah.
- Ada bagian gigi palsu yang retak, aus, atau rusak.
- Timbul luka, sariawan, atau nyeri pada gusi.
- Napas menjadi tidak sedap meskipun sudah dibersihkan secara rutin.
Masalah seperti luka di mulut atau gusi berdarah bisa menjadi tanda bahwa gigi palsu tidak lagi pas dan perlu disesuaikan ulang. Dokter bisa membantu memperbaiki posisi atau mengganti gigi tiruan sebelum menimbulkan masalah lebih lanjut.
Menerapkan cara merawat gigi palsu agar awet bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga kenyamanan dan kesehatan mulut Anda secara keseluruhan. Melakukan perawatan rutin seperti membersihkan setelah makan, menyikat setiap hari, serta melakukan kontrol ke dokter gigi, gigi palsu bisa bertahan lama dan tetap nyaman digunakan.
Jadi, jangan anggap remeh perawatan harian ini, karena gigi palsu yang terawat baik akan membuat senyum Anda tetap indah dan percaya diri setiap hari. Yuk, selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan membeli suplemen dan obat terpercaya dari VIVA Apotek.
Referensi:
- Mayo Clinic (2024). What’s the best way to care for removable dentures?. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/healthy-aging/expert-answers/denture-care/faq-20058375.
- Healthline (2021). How to Care for Your Dentures. https://www.healthline.com/health/denture-care.

