Cara Menghitung Masa Subur Wanita – Masa subur wanita merupakan waktu dimana wanita memiliki peluang yang lebih besar untuk hamil. Bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan, maka tentunya akan sangat penting untuk menghitung masa subur.
Dalam siklus menstruasi, terdapat hari-hari tertentu dimana wanita berada dalam kondisi paling subur sehingga lebih mudah untuk hamil. Dengan menghitung masa subur wanita, Anda bisa merencanakan waktu yang paling tepat untuk berhubungan intim untuk memperbesar peluang hamil.
Sedang merencanakan kehamilan? Yuk, simak artikel berikut ini untuk mengenal masa subur wanita dan cara tepat untuk menghitung masa subur wanita.
Apa Itu Masa Subur pada Wanita?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, masa subur pada wanita merupakan waktu dimana peluang seorang wanita untuk hamil menjadi lebih besar. Umumnya, masa subur ini berlangsung selama 6 hari dalam siklus menstruasi seorang wanita. 6 hari yang disebut sebagai masa subur ini terjadi pada 5 hari sebelum ovulasi dan pada hari ovulasi itu sendiri.
Sementara itu, ovulasi merupakan bagian dari siklus menstruasi saat sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari ovarium (indung telur) ke tuba falopi untuk menunggu hingga dibuahi oleh sperma. Umumnya, ovulasi terjadi dua minggu sebelum menstruasi selanjutnya. Jika siklus menstruasi Anda sepanjang 28 hari, maka ovulasi akan terjadi pada hari ke-14. Namun, tentunya siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang lebih singkat, ovulasi akan terjadi lebih cepat.
Ovulasi berhubungan erat dengan masa subur wanita. Maka, selain menghitung masa subur, menghitung kapan Anda mengalami ovulasi juga sangat penting.
Cara Menghitung Masa Subur Wanita
Umumnya, siklus menstruasi berlangsung selama 23-35 hari. Namun rata-rata siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari. Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka akan lebih sulit untuk menghitung masa subur.
Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka Anda disarankan untuk menghitung siklus yang terpendek untuk menghindari melewatkan masa ovulasi.
1. Gunakan Metode Kalender
Masa paling subur bagi wanita dan memiliki peluang paling besar untuk menjadi hamil adalah 3 hari sebelum ovulasi dan pada masa ovulasi itu sendiri. Anda bisa menandakan hari pertama menstruasi dalam satu bulan di dalam kalender, atau gunakan aplikasi. Hitung lamanya siklus menstruasi Anda setiap bulan selama setidaknya 6 bulan untuk mendapatkan data yang lebih akurat.
Metode ini bisa Anda gunakan untuk menghitung masa ovulasi. Dari data yang telah dikumpulkan, Anda bisa mulai menghitung masa ovulasi. Umumnya, ovulasi terjadi 12 hingga 14 hari sebelum siklus menstruasi selanjutnya. Anda bisa mulai berhubungan intim 3 hari sebelum dan pada hari ovulasi untuk meningkatkan peluang hamil.
Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, metode ini mungkin akan kurang tepat untuk Anda. Hasil prediksi akan kurang akurat karena lamanya siklus menstruasi yang berbeda-beda. Namun, Anda bisa mencoba menggunakan beberapa aplikasi yang ditujukan untuk menghitung masa subur wanita, atau kalkulator masa subur yang banyak tersedia secara online.
2. Gunakan Ovulation Test Kit
Untuk mengetahui masa ovulasi dengan lebih akurat, Anda bisa menggunakan ovulation test kit atau alat uji masa subur. Alat uji masa subur bekerja dengan cara yang sama dengan tes kehamilan. Alat uji masa subur akan mendeteksi hormon pelutein dalam tubuh melalui urin sebagai indikasi kapan masa ovulasi akan dimulai.
Jika alat tes menunjukkan hasil positif, maka Anda akan segera mengalami ovulasi. Masa ovulasi umumnya akan dimulai dalam 36 jam setelah Anda mendapatkan hasil tes yang positif.
3. Cek Perubahan pada Lendir Serviks
Perubahan pada hormon selama siklus menstruasi akan merubah jumlah dan tekstur dari lendir serviks. Terutama tepat sebelum dan selama ovulasi, warna, jumlah, dan tekstur dari lendir serviks akan berubah. Mulai dari beberapa hari sebelum ovulasi, biasanya lendir akan terlihat lengket, keruh, dan keputihan. Kemudian, tepat sebelum dan selama ovulasi, lendir akan menjadi bening dan licin seperti putih telur. Tekstur lendir serviks yang seperti ini umumnya berlangsung selama 3–4 hari.
4. Mengukur Suhu Basal Tubuh
Selama masa ovulasi, suhu tubuh wanita akan mengalami kenaikan sekitar 0.5 hingga 1 derajat celcius. Anda bisa menggunakan termometer khusus untuk mengukur suhu basal tubuh setiap pagi sesaat setelah bangun tidur.
Catat hasilnya setiap pagi selama setidaknya 3 bulan untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Anda bisa memperhatikan pada hari apa saja suhu tubuh Anda mengalami peningkatan. Dengan begitu, Anda akan bisa memprediksi kapan masa ovulasi dimulai.
Itu dia beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghitung masa subur. Masa subur adalah hal yang penting untuk dihitung jika Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan.
Jika Anda sedang merencanakan kehamilan dan ingin menghitung masa subur, Anda bisa membeli Andalan Ovulation Test Kit di VIVA Apotek dengan harga terjangkau. Anda juga bisa membeli obat-obatan dan vitamin yang Anda butuhkan untuk menjaga kesehatan Anda.
VIVA Apotek – Pasti Sehat Pasti Hemat
Sources:
- https://www.ivf.com.au/planning-for-pregnancy/how-to-get-pregnant/ovulation-calculator#:~:text=The%20length%20of%20your%20menstrual%20cycle%20is%20the%20number%20of,the%20approximate%20day%20you%20ovulate.
- https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/calculating-your-monthly-fertility-window#:~:text=You%20ovulate%20about%2012%20to,about%20seven%20days%20in%20total.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC27529.
- https://my.clevelandclinic.org/health/articles/23439-ovulation.

