Skip links
Perut Kembung dan Mual Tanda Apa

Perut Kembung dan Mual Tanda Apa? Begini Penjelasannya

Perut Kembung dan Mual Tanda ApaPernahkah Anda merasa perut terasa penuh, sesak, disertai mual yang membuat tidak nyaman? Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal perut kembung dan mual bisa jadi tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan atau masalah kesehatan lain yang memerlukan perhatian. Untuk mencegahnya, penting bagi Anda memahami berbagai penyebab perut kembung dan mual agar bisa menanganinya dengan tepat.

Penyebab Perut Kembung dan Mual

Berikut beberapa kondisi umum yang dapat menyebabkan perut terasa kembung disertai mual.

1. Kebiasaan Makan yang Buruk

Salah satu penyebab perut kembung dan mual yang paling sering terjadi adalah pola makan yang tidak sehat. Misalnya, makan dalam porsi besar, terlalu cepat, atau langsung tidur setelah makan.

Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda, berkafein, makanan tinggi lemak, asin, pedas, atau manis juga dapat memicu produksi gas berlebih di lambung. Akibatnya, perut terasa penuh dan mual.

Cobalah untuk makan dalam porsi sedang dan kunyah perlahan agar proses pencernaan lebih lancar. Selain itu, duduk tegak saat makan juga membantu mengurangi tekanan pada perut dan mencegah rasa tidak nyaman setelah makan.

2. Sembelit

Sembelit atau konstipasi terjadi ketika buang air besar menjadi jarang, biasanya kurang dari 3 kali dalam seminggu. Kondisi ini membuat sisa makanan menumpuk di usus besar, sehingga menyebabkan perut terasa begah, keras, dan mual.

Sembelit dapat dipicu oleh kurangnya asupan serat, dehidrasi, kehamilan, perubahan pola makan, atau efek samping obat tertentu. Untuk mengatasinya, Anda bisa memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayur dan buah, serta rutin beraktivitas fisik. Jika sembelit tidak membaik, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

3. Stres dan Kecemasan

Tidak hanya memengaruhi pikiran, stres juga berdampak pada sistem pencernaan. Saat stres, pergerakan usus bisa melambat atau justru menjadi tidak teratur. Sehingga, Anda mungkin mengalami perut kembung dan mual, disertai gejala lain seperti sakit kepala, gangguan tidur, hingga perubahan nafsu makan.

Cobalah melakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi, yoga, menulis jurnal, atau sekadar berjalan santai. Mengatur napas dalam dan menjaga pola tidur yang cukup juga membantu menenangkan sistem saraf dan pencernaan.

4. Pertumbuhan Bakteri di Usus Kecil

Perut kembung dan mual bisa jadi tanda adanya Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO), yaitu kondisi ketika jumlah bakteri di usus halus meningkat secara tidak normal. Hal ini menyebabkan produksi gas berlebih dan gangguan penyerapan makanan.

Gejala SIBO biasanya meliputi perut kembung, mual, diare atau sembelit, nyeri perut, dan cepat lelah. SIBO bisa terjadi akibat gangguan motilitas usus, riwayat operasi perut, atau penyakit seperti divertikulitis. Penanganan SIBO biasanya melibatkan pemberian antibiotik sesuai anjuran dokter untuk menyeimbangkan jumlah bakteri di usus.

5. Radang Usus

Perut kembung dan mual bisa jadi tanda adanya gangguan seperti radang usus atau Irritable Bowel Syndrome (IBS). Kondisi ini memengaruhi fungsi saluran pencernaan dan ditandai dengan gejala seperti nyeri perut, kram, diare, sembelit, kembung, dan adanya lendir putih pada feses.

Penyebab IBS bisa karena stres, infeksi bakteri, trauma masa kecil, hingga gangguan keseimbangan bakteri di usus (seperti SIBO). Beberapa orang dengan IBS juga memiliki intoleransi terhadap makanan tertentu atau kondisi psikologis yang memicu kekambuhan gejala.

6. Gastroparesis

Salah satu penyebab perut kembung dan mual yang sering diabaikan adalah gastroparesis, yaitu kondisi di mana otot lambung tidak berkontraksi dengan baik sehingga makanan tertahan lebih lama di dalam lambung.

Akibatnya, proses pencernaan menjadi lambat dan menimbulkan rasa penuh, mual, cepat kenyang, nyeri ulu hati, bahkan muntah. Nyeri akibat gastroparesis biasanya terasa di bagian tengah atas perut, tepat di bawah tulang rusuk. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kekurangan nutrisi dan penurunan berat badan.

7. Kenaikan Berat Badan

Tahukah Anda bahwa perut kembung dan mual bisa jadi tanda adanya kenaikan berat badan yang memengaruhi sistem pencernaan? Ketika berat badan naik, terutama di area perut, volume rongga perut menjadi lebih sempit. Hal ini membuat pencernaan terasa tidak nyaman meskipun Anda hanya makan dalam porsi normal.

Selain itu, kenaikan berat badan juga dapat menyebabkan retensi cairan, sehingga tubuh terasa lebih “penuh” dan perut tampak buncit. Untuk mengatasinya, Anda bisa mulai dengan memperbaiki pola makan, mengurangi asupan garam, dan rutin berolahraga agar metabolisme kembali seimbang.

8. Perubahan Hormon Akibat Siklus Menstruasi

Pada wanita, penyebab perut kembung dan mual sering kali berkaitan dengan fluktuasi hormon menjelang dan selama menstruasi. Perubahan hormon estrogen dan progesteron dapat menyebabkan retensi cairan, peningkatan gas, serta melambatnya kerja usus.

Tak hanya saat menstruasi, kondisi serupa juga bisa terjadi saat perimenopause, yaitu masa menjelang menopause ketika hormon tidak stabil. Supaya bisa mengurangi ketidaknyamanan ini, Anda bisa mengonsumsi makanan rendah garam, memperbanyak minum air putih, berolahraga ringan, dan menghindari kafein atau makanan berlemak.

Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual

Setelah memahami berbagai penyebab perut kembung dan mual, kini saatnya Anda mengetahui cara mengatasinya agar gejala cepat reda dan tidak mengganggu aktivitas. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba.

1. Ubah Pola Makan Jadi Lebih Teratur

Cobalah makan dalam porsi kecil tapi lebih sering. Hindari makan terburu-buru, dan pastikan Anda mengunyah makanan dengan perlahan agar sistem pencernaan punya cukup waktu memproses makanan dengan baik. Kurangi konsumsi makanan olahan tinggi lemak dan garam yang bisa memicu gas berlebih di perut.

2. Cukupi Asupan Serat

Meskipun serat bisa menyebabkan gas pada awalnya, dalam jangka panjang serat membantu membersihkan sisa makanan yang menumpuk di saluran pencernaan. Pilih sumber serat dari sayur, buah, atau biji-bijian utuh agar sistem pencernaan Anda tetap lancar.

3. Kelola Stres dengan Baik

Stres bisa memperlambat kerja usus dan memperburuk gejala mual atau kembung. Anda bisa mencoba latihan pernapasan, meditasi, journaling, atau aktivitas santai lain untuk membantu tubuh lebih rileks.

4. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Minum air putih cukup setiap hari membantu menjaga pergerakan usus agar lebih lancar. Selain mencegah sembelit, air juga membantu mengurangi rasa penuh dan begah di perut.

5. Hindari Rokok dan Alkohol

Merokok dan minum alkohol dapat mengiritasi lambung serta memperparah rasa mual dan perut kembung.

6. Konsumsi Teh Herbal

Beberapa jenis teh seperti peppermint, chamomile, jahe, dan kunyit dikenal mampu membantu melancarkan pencernaan serta mengurangi gas.

7. Gunakan Antasida Bila Perlu

Antasida dapat membantu meredakan peradangan di saluran pencernaan dan mempermudah pengeluaran gas. Anda juga bisa memilih Polysilane Suspensi, yaitu obat yang bermanfaat untuk mengurangi gejala mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, serta rasa kembung dan begah pada lambung.

8. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik, terutama yang melatih otot inti (core), bisa membantu memperlancar pencernaan dan mengurangi penumpukan gas di perut. Tidak perlu berlebihan, cukup lakukan olahraga ringan secara rutin seperti jalan kaki, yoga, atau pilates.

Meski sering dianggap ringan, penyebab perut kembung dan mual tidak boleh diabaikan, terutama jika berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat, muntah, atau penurunan berat badan.

Lakukan pencegahan sejak dini melalui pola makan yang seimbang, manajemen stres yang baik, serta konsultasi medis bila diperlukan. Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan membeli suplemen dan obat terpercaya dari VIVA Apotek.

Referensi:

  • Medical News Today (2025). What causes a bloated stomach, nausea, and tiredness?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/bloated-stomach-feeling-sick-and-tired.
  • Cleveland Clinic (2021). Bloated Stomach. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21740-bloated-stomach.
Explore
Drag