Manfaat Air Garam untuk Kesehatan – Air garam mungkin terdengar sederhana, tapi siapa sangka, cairan ini menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Yuk, simak penjelasan lengkapnya mengenai manfaat air garam berikut ini supaya Anda bisa memanfaatkannya secara maksimal.
Manfaat Air Garam untuk Kesehatan
Dari zaman dulu, air garam sudah jadi andalan banyak orang sebagai pengobatan rumahan, baik untuk sakit tenggorokan, perawatan kulit, hingga membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Berikut ini ulasannya.
1. Meredakan Radang Tenggorokan
Salah satu manfaat air garam yang paling populer adalah meredakan sakit tenggorokan. Saat tenggorokan terasa gatal, perih, atau radang, berkumur dengan air garam hangat bisa jadi solusi cepat dan alami.
Air garam membantu mengurangi peradangan serta membunuh bakteri penyebab infeksi. Cukup larutkan ½ sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama beberapa detik sebelum dibuang.
Selain mengurangi rasa tidak nyaman, air garam juga membantu mengencerkan dahak dan lendir, sekaligus memperbaiki fungsi pernapasan secara keseluruhan, sehingga cocok untuk Anda yang sedang flu, batuk, atau alergi.
2. Meningkatkan Elektrolit dalam Tubuh
Garam mengandung mineral elektrolit penting seperti natrium, kalium, dan magnesium yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting. Salah satu manfaat air garam adalah membantu menjaga keseimbangan elektrolit, terutama setelah tubuh kehilangan cairan karena berkeringat atau sakit. Elektrolit ini berperan dalam menjaga energi, suasana hati, serta mendukung kerja otak dan otot.
Jika Anda merasa lemas, mudah pusing, atau jantung berdetak cepat setelah beraktivitas berat, bisa jadi tubuh Anda kekurangan elektrolit. Meski begitu, konsumsi air garam sebaiknya tetap dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan, ya.
3. Melancarkan Pencernaan
Untuk Anda yang sering mengalami masalah pencernaan seperti kembung atau susah buang air besar, manfaat air garam juga bisa membantu. Air garam dapat merangsang produksi asam lambung dan enzim pencernaan, yang berguna untuk memperlancar proses cerna makanan. Namun, manfaat ini biasanya lebih terasa pada orang yang memang kekurangan asupan mineral atau memiliki gangguan penyerapan zat gizi.
Konsumsi air garam hangat di pagi hari secara rutin bisa jadi salah satu cara alami untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Tapi pastikan tidak mengonsumsinya berlebihan agar tidak menimbulkan efek samping.
4. Mengeksfoliasi Kulit
Tak cuma untuk diminum atau dikumur, manfaat air garam juga bisa dirasakan lewat perawatan kulit. Air garam dapat digunakan sebagai eksfoliator alami untuk membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit.
Cara penggunaannya cukup mudah, yakni buat scrub dengan garam dan sedikit air atau minyak khusus kulit, lalu gosokkan lembut pada kulit dengan gerakan melingkar selama sekitar 30 detik, kemudian bilas dengan air hangat.
Eksfoliasi ini bisa membantu mencegah jerawat akibat pori-pori tersumbat. Tapi, hati-hati ya, kulit sensitif, kering, atau sedang iritasi sebaiknya menghindari penggunaan scrub garam karena bisa memicu peradangan atau hiperpigmentasi.
Hindari juga menggunakan skincare berbahan retinol setelah menggunakan air garam karena bisa membuat kulit lebih sensitif.
Efek Samping Air Garam
Meskipun banyak manfaat air garam untuk kesehatan, bukan berarti Anda bisa menggunakannya sembarangan. Seperti halnya bahan alami lainnya, air garam juga punya potensi efek samping jika digunakan secara berlebihan atau tidak sesuai kebutuhan.
Penting untuk tahu batasannya agar Anda bisa tetap mendapatkan manfaat tanpa risiko. Berikut ini beberapa efek samping air garam yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakannya secara rutin.
1. Ketidakseimbangan Elektrolit
Air garam memang bisa membantu mengembalikan elektrolit yang hilang, apalagi setelah aktivitas berat atau dehidrasi. Namun, terlalu sering menambahkan elektrolit tambahan tanpa alasan medis justru bisa memicu ketidakseimbangan.
Tubuh Anda bisa terlalu banyak natrium, kalium, atau magnesium, yang malah berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa orang bahkan menambahkan garam ke semua minuman sebagai pengganti air putih, padahal ini bisa membuat sistem tubuh bekerja ekstra keras untuk menstabilkan kadar elektrolit. Padahal, manfaat air garam akan lebih optimal jika dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan.
2. Mengonsumsi Terlalu Banyak Sodium
Sodium dari garam memang dibutuhkan tubuh, tapi jumlahnya tidak boleh berlebihan. Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi natrium per hari adalah maksimal 2000 mg atau setara satu sendok teh garam.
Faktanya, kebanyakan orang sudah mendapatkan cukup sodium dari makanan sehari-hari, bahkan sering kali melebihi batas tersebut. Jika Anda menambahkan lagi garam ke dalam air minum tanpa alasan medis yang jelas, bisa jadi malah menumpuk kadar sodium dalam tubuh.
Terlalu banyak sodium bisa meningkatkan tekanan darah, memperberat kerja ginjal, dan berdampak negatif pada jantung. Jadi, agar khasiat air garam tidak berubah jadi masalah, pastikan asupan Anda tetap dalam batas aman.
3. Mengiritasi Kulit
Kalau Anda ingin menggunakan air garam sebagai perawatan kulit, pastikan untuk mencobanya secara bertahap. Bagi beberapa orang, air garam bisa terasa terlalu keras, terutama pada kulit wajah yang sensitif. Efek sampingnya bisa berupa iritasi, kemerahan, atau bahkan kulit jadi lebih kering.
Bila Anda merasakan reaksi negatif setelah memakai air garam untuk eksfoliasi atau jerawat, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter kulit. Walaupun air garam untuk kulit cukup populer, tiap orang punya kondisi kulit yang berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan penggunaan dengan kebutuhan dan reaksi kulit Anda sendiri.
Siapa sangka, bahan sederhana seperti garam bisa punya manfaat luar biasa untuk kesehatan Anda. Dari meredakan sakit tenggorokan hingga merawat kulit, manfaat air garam layak masuk dalam daftar andalan Anda untuk pengobatan rumahan.
Meski alami, tetap penting untuk menggunakannya dengan bijak dan sesuai kebutuhan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau ragu dalam penggunaannya, jangan ragu untuk konsultasi ke apoteker atau tenaga medis terpercaya.
VIVA Apotek siap mendampingi Anda menjaga kesehatan dengan produk terbaik dan informasi terpercaya setiap hari!
Referensi:
- Eating Well (2025). I Added a Pinch of Salt to My Water Every Day for 30 Days and Here’s What Happened. https://www.eatingwell.com/salt-water-for-30-days-8634866.
- Healthshots (2025). Is salt water healthy? 7 benefits of the drink. https://www.healthshots.com/healthy-eating/nutrition/benefits-of-warm-salt-water.
- Medical News Today (2022). Is saltwater good for the skin? What to know. https://www.medicalnewstoday.com/articles/is-salt-water-good-for-your-skin.
- GQ (2024). Why everyone’s new health kick is drinking salt water. https://www.gq-magazine.co.uk/article/drinking-salt-water-hydration.
- Mount Elizabeth (2024). How to Stop Coughing Naturally: 10 Effective Methods. https://www.mountelizabeth.com.sg/health-plus/article/how-to-stop-coughing-naturally.
- Kemenkes (2019. Penting, Ini yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Konsumsi Gula, Garam dan Lemak. https://ayosehat.kemkes.go.id/penting-ini-yang-perlu-anda-ketahui-mengenai-konsumsi-gula-garam-dan-lemak.

