Skip links
Manfaat Daun Ciplukan untuk Kesehatan

7 Manfaat Daun Ciplukan untuk Kesehatan

Manfaat Daun Ciplukan untuk KesehatanKalau selama ini Anda mengira ciplukan hanya tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan atau kebun belakang rumah, coba pikir ulang. Ternyata, ciplukan punya segudang manfaat kesehatan yang sayang kalau dilewatkan. Salah satu bagian yang paling berkhasiat adalah daunnya. Manfaat daun ciplukan telah diteliti dalam berbagai studi dan terbukti punya efek positif untuk tubuh. Penasaran apa saja khasiatnya? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat Daun Ciplukan untuk Kesehatan

Ini dia ulasan lengkap mengenai khasiat daun ciplukan untuk kesehatan.

1. Bersifat Antibakteri untuk Lawan Infeksi

Manfaat daun ciplukan yang pertama adalah sifat antibakterinya. Di tengah meningkatnya kasus resistensi antibiotik, tanaman herbal seperti daun ciplukan jadi alternatif alami yang menjanjikan.

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari bagian kelopak dan buah ciplukan bisa menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, dan Pseudomonas aeruginosa.

Bahkan, ekstrak air dari daunnya juga efektif melawan bakteri penyebab infeksi, termasuk Listeria monocytogenes. Kandungan aktif seperti physalin B, D, dan F dalam daun ini memiliki kemampuan untuk merusak bakteri, termasuk E. coli dan Bacillus subtilis. Artinya, daun ciplukan bisa menjadi pelindung alami tubuh Anda dari infeksi bakteri tanpa harus selalu bergantung pada antibiotik kimia.

2. Membantu Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Mendengar kata “kanker” tentu membuat siapa saja khawatir. Tapi tahukah Anda bahwa manfaat daun ciplukan juga berkaitan dengan potensi antikanker? Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak daun ciplukan mampu memicu apoptosis atau kematian sel kanker, terutama pada sel kanker serviks dan kanker mata seperti retinoblastoma.

Salah satu senyawa aktif yang paling menjanjikan adalah physalin B. Zat ini telah diuji dan menunjukkan aktivitas antikanker pada berbagai jenis tumor, mulai dari paru-paru, payudara, usus besar, hingga prostat.

Meski belum dijadikan terapi utama, manfaat ini bisa menjadi dasar pengembangan obat herbal antikanker di masa depan. Jadi, meskipun tidak bisa menggantikan pengobatan medis, daun ciplukan tetap patut dipertimbangkan sebagai terapi alami.

3. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh

Anda sering merasa pegal, nyeri sendi, atau punya masalah radang kronis? Tenang, manfaat daun ciplukan juga bisa membantu meredakan peradangan. Peradangan memang merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi, tapi kalau berlebihan, justru bisa merusak jaringan.

Daun ciplukan bekerja dengan cara menghambat jalur enzim yang memicu peradangan. Hasilnya, rasa nyeri bisa berkurang dan pembengkakan lebih cepat mereda. Efek antiinflamasi dari daun ini membuatnya cocok untuk dijadikan pendamping pengobatan pada kondisi seperti rematik atau sakit otot ringan.

4. Menurunkan Gula Darah

Buat Anda yang punya risiko diabetes atau ingin mengontrol kadar gula darah, manfaat daun ciplukan patut dicoba. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah dan akar ciplukan mengandung senyawa yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Senyawa seperti withangulatin A dalam buahnya punya efek hipoglikemik yang kuat, dan ini didukung oleh ekstrak metanol dari akar yang juga efektif dalam dosis tertentu.

Meski belum diketahui secara pasti mekanisme pastinya, diduga daun ciplukan bisa membantu memperbaiki fungsi sel pankreas, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mempercepat penyerapan glukosa oleh otot. Jika Anda sedang mencari cara alami menjaga kadar gula, daun ciplukan bisa jadi pilihan aman dan murah.

5. Mempercepat Penyembuhan Luka

Kalau Anda punya luka yang susah sembuh, entah itu karena goresan atau luka sayat, tidak ada salahnya mencoba manfaat daun ciplukan untuk penyembuhan. Daun ini mengandung flavonoid dan tanin, dua senyawa yang dikenal ampuh mempercepat proses regenerasi kulit.

Dalam penelitian, ekstrak metanol daun ciplukan terbukti membantu pembentukan jaringan baru, meningkatkan produksi kolagen, dan merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru di area luka. Efek antiinflamasinya juga membantu mengurangi bengkak dan nyeri. Sehingga, Anda tidak perlu terlalu sering mengandalkan salep kimia.

6. Mendukung Sel Saraf dan Kesehatan Otak

Tidak hanya untuk fisik, manfaat daun ciplukan juga meluas ke kesehatan otak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak daun ciplukan memiliki efek neuroprotektif alias mampu melindungi sel saraf.

Daun ini kaya akan senyawa antioksidan yang bisa menangkal stres oksidatif di otak. Dalam studi pada hewan, daun ciplukan berhasil mencegah kerusakan sel hipokampus, yakni bagian otak yang penting untuk memori dan belajar.

Tak hanya itu, daun ini juga membantu menghambat aktivitas enzim pemecah asetilkolin, menjaga keseimbangan zat kimia otak, dan mengurangi peradangan saraf. Jika dikembangkan lebih lanjut, daun ciplukan bisa menjadi bahan alami untuk mencegah penurunan kognitif atau penyakit neurodegeneratif.

7. Berpotensi Membantu Atasi Tuberkulosis

Tuberkulosis (TB) masih jadi masalah besar di Indonesia. Pengobatan medis tetap penting, tapi dukungan dari tanaman obat bisa menjadi pelengkap yang efektif, termasuk lewat manfaat daun ciplukan.

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa phytofluene dari tanaman ciplukan bisa menargetkan protein penting dari bakteri penyebab TB, yaitu Mycobacterium tuberculosis.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa senyawa ini punya ikatan yang kuat dan bahkan lebih efektif dibandingkan obat standar isoniazid dalam simulasi molekul. Walaupun ini masih tahap awal dan butuh banyak penelitian lanjutan, potensi ini sangat menjanjikan sebagai terapi tambahan untuk penderita TB yang mengalami resistensi obat.

Cara Menyajikan Daun Ciplukan

Rasakan berbagai khasiat daun ciplukan dengan cara mengolahnya di bawah ini.

  • Siapkan sekitar 20-30 gram daun ciplukan segar, pastikan daunnya masih bagus dan tidak layu.
  • Cuci bersih daun ciplukan di bawah air mengalir agar kotoran dan sisa tanah hilang.
  • Setelah dicuci, iris daun menjadi potongan kecil supaya lebih mudah larut saat direbus.
  • Panaskan 2 gelas air bersih di dalam panci, lalu masukkan irisan daun ciplukan.
  • Rebus sampai airnya mendidih dan volumenya menyusut menjadi sekitar satu gelas saja.
  • Setelah matang, angkat dan biarkan rebusan dingin terlebih dahulu sebelum disaring.
  • Saring air rebusan untuk memisahkan ampas daun, dan minuman siap dikonsumsi.
  • Anda bisa meminumnya 2 kali sehari untuk mendapatkan manfaat daun ciplukan secara maksimal.

Walaupun terlihat sederhana dan kadang diremehkan, manfaat daun ciplukan ternyata luar biasa banyak. Mulai dari antibakteri, antikanker, antiinflamasi, hingga mendukung kesehatan otak. Meskipun belum semua manfaat ini bisa dijadikan pengganti pengobatan medis, daun ciplukan jelas punya potensi besar sebagai pelengkap perawatan alami yang tidak kalah ampuh.

Kalau Anda tertarik mencoba, pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan. Konsultasikan juga ke tenaga medis jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu. Yuk, mulai manfaatkan tanaman herbal untuk kesehatan yang lebih baik!

VIVA Apotek siap mendampingi Anda menjaga kesehatan dengan produk terbaik dan informasi terpercaya setiap hari!

Referensi:

  • Abdul-Nasir-Deen, A.-Y., Boakye, Y. D., Osafo, N., Agyare, C., Boamah, D., Boamah, V. E., & Agyei, E. K. (2020). Anti-inflammatory and wound healing properties of methanol leaf extract of Physalis angulata L. South African Journal of Botany, 133, 124–131. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2020.06.030.
  • Ariyani Novitasari, Enny Rohmawaty, & Aziiz Rosdianto. (2024). Physalis angulata Linn. as a medicinal plant (Review). Biomedical Reports, 20(3). https://doi.org/10.3892/br.2024.1735.
  • AwadAllah, E., Khalil, N., AbulFadl, Y. S., Ibrahim, N., & Ayoub, I. M. (2024). Unleashing the power of golden berry leaves to counteract cyclophosphamide’s toll with antioxidant, anti-inflammatory, anti-apoptotic, and neurotransmitter boosting effects. Journal of Ethnopharmacology, 338, 119114. https://doi.org/10.1016/j.jep.2024.119114.
  • Prasetya, A. W. (2025). Cara Mengolah Ciplukan untuk Menurunkan Darah Tinggi, Ini Bahannya! KOMPAS.com; Kompas.com. https://www.kompas.com/food/read/2025/06/29/180600175/cara-mengolah-ciplukan-untuk-menurunkan-darah-tinggi-ini-bahannya.
  • Prastiyanto, M. E., Aini, N. S., & Rachmawati, Y. (2022). Phytofluene from Physalis peruviana as promising anti-TB via InhA of Mycobacterium tuberculosis target: an in silico research. Genbinesia Journal of Biology, 1(2), 90–97. https://doi.org/10.55655/genbinesia.v1i2.47.
Explore
Drag