Tips Mengatasi Maag Kambuh Saat Beraktivitas – Maag yang kambuh di tengah kesibukan memang bisa sangat mengganggu. Rasa nyeri di ulu hati, perut kembung, mual, hingga sensasi terbakar di dada sering kali membuat Anda sulit fokus bekerja atau beraktivitas.
Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tips mengatasi maag kambuh saat beraktivitas agar gejalanya bisa segera mereda dan tidak menghambat rutinitas. Dengan langkah yang tepat, maag bisa dikendalikan tanpa harus langsung menghentikan semua kegiatan Anda.
Berapa Lama Durasi Maag Kambuh?
Kambuhnya maag atau naiknya asam lambung bukan sekadar gangguan ringan yang bisa hilang dalam hitungan menit. Pada beberapa orang, gejalanya bisa berlangsung selama beberapa jam, tergantung pada penyebab dan kondisi tubuh masing-masing.
Faktor pemicu seperti makanan pedas, kopi, stres, atau kebiasaan berbaring setelah makan bisa memperpanjang durasi rasa tidak nyaman. Posisi tubuh yang salah, misalnya membungkuk atau mengenakan pakaian ketat setelah makan, juga dapat meningkatkan tekanan pada lambung dan memperparah gejala.
Cara Mengatasi Maag Kambuh Saat Beraktivitas
Untungnya, ada berbagai cara untuk meredakan maag yang kambuh meski Anda sedang sibuk. Ini langkah-langkahnya.
1. Longgarkan Pakaian
Saat maag kambuh, cobalah segera melonggarkan pakaian, terutama di area perut. Celana atau ikat pinggang yang terlalu ketat dapat menekan lambung dan memperparah rasa perih. Longgarkan kancing celana atau sabuk agar tekanan pada perut berkurang. Langkah sederhana ini sering kali efektif membantu meringankan gejala dengan cepat.
2. Berdiri atau Duduk dengan Posisi Tegak
Posisi tubuh yang tegak sangat berpengaruh saat asam lambung naik. Jika Anda sedang duduk membungkuk, cobalah berdiri atau duduk dengan punggung lurus. Posisi tegak membantu menurunkan tekanan pada katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga mencegah asam lambung naik lebih jauh. Ketika maag kambuh saat bekerja, hindari langsung berbaring karena hal itu justru bisa memperparah sensasi terbakar di dada.
3. Minum Teh Jahe
Jahe dikenal sebagai bahan alami yang dapat membantu meredakan iritasi saluran pencernaan. Saat maag kambuh, minum teh jahe hangat bisa membantu menenangkan perut dan mengurangi mual. Kandungan antiinflamasi dalam jahe juga bermanfaat untuk menenangkan lambung yang sedang meradang. Anda bisa meminumnya perlahan agar efeknya lebih terasa.
4. Minum Obat Antasida
Kalau gejala maag cukup mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat antasida yang mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida seperti Polysilane Suspensi. Obat ini bekerja dengan menetralkan kelebihan asam lambung dan mengurangi rasa nyeri di ulu hati. Kombinasi kedua bahan tersebut juga membantu menyeimbangkan efek samping, sehingga tidak menyebabkan konstipasi.
Namun, perlu diingat bahwa penggunaan antasida sebaiknya tidak berlebihan. Jika maag sering kambuh, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebab utamanya dan penanganan jangka panjang yang sesuai.
5. Minum Madu
Madu bisa menjadi pertolongan alami saat maag kambuh. Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam madu dapat membantu melapisi dinding kerongkongan serta mengurangi iritasi akibat asam lambung. Anda dapat mengonsumsinya langsung satu sendok makan atau mencampurkannya ke dalam air hangat. Cara ini bisa membantu menenangkan rasa nyeri dan perih di dada.
6. Kunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet juga termasuk tips mengatasi maag kambuh saat beraktivitas yang cukup efektif. Aktivitas mengunyah dapat merangsang produksi air liur, yang berfungsi membantu menetralkan asam lambung dan membilasnya turun kembali ke lambung. Pilih permen karet tanpa gula agar tidak menambah beban pencernaan Anda.
7. Minum Air Putih
Saat maag kambuh, minumlah air putih sedikit demi sedikit. Jangan langsung meneguk dalam jumlah banyak, karena bisa membuat perut terasa lebih penuh. Tegukan kecil air membantu menurunkan asam lambung yang naik ke kerongkongan sekaligus menenangkan area yang terasa panas. Pastikan Anda tetap terhidrasi sepanjang hari, terutama jika aktivitas padat membuat tubuh banyak kehilangan cairan.
8. Tegakkan Kepala Saat Berbaring
Jika maag kambuh di malam hari, posisi tidur juga penting untuk diperhatikan. Tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi sekitar 15–20 cm menggunakan tambahan bantal atau penyangga. Posisi ini membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan saat Anda tidur. Hindari langsung berbaring setelah makan malam, beri jeda minimal 2–3 jam agar pencernaan lebih tenang terlebih dahulu.
Cara Mencegah Maag Kambuh
Beberapa perubahan gaya hidup bisa membantu mencegah maag kambuh dan mengurangi risiko naiknya asam lambung. Berikut tips yang bisa Anda coba.
- Jaga berat badan ideal. Kelebihan berat badan dapat menekan perut dan memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
- Berhenti merokok. Kebiasaan merokok bisa melemahkan otot katup bawah kerongkongan, sehingga asam lambung lebih mudah naik.
- Berhenti minum alkohol. Alkohol dapat melemahkan LES (sfingter esofagus bagian bawah) dan juga mempengaruhi lambung, membuatnya lebih asam dan memperlambat proses pencernaan.
- Tinggikan posisi kepala saat tidur. Jika sering mengalami maag di malam hari, coba ganjal kepala tempat tidur sekitar 15–20 cm atau gunakan bantal agar posisi tubuh miring ke atas dari pinggang.
- Tidur miring ke kiri. Posisi ini bisa membantu menurunkan risiko refluks asam saat tidur.
- Hindari berbaring setelah makan. Tunggu minimal 3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur.
- Makan perlahan dan kunyah dengan baik. Nikmati setiap suapan dan hindari makan terburu-buru.
- Batasi makanan pemicu maag. Seperti makanan berlemak, cokelat, kafein, dan makanan pedas atau asam.
- Hindari pakaian ketat di area perut. Tekanan pada perut bisa memperparah gejala maag dan membuat asam lambung lebih mudah naik.
- Cek obat yang sedang dikonsumsi. Beberapa obat-obatan, seperti estrogen pascamenopause, antidepresan trisiklik, dan obat penghilang rasa sakit anti-inflamasi, dapat melemaskan sfingter. Sementara itu, obat-obatan lain seperti bifosfonat yang digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang, dapat mengiritasi kerongkongan.
Mengetahui tips mengatasi maag kambuh saat beraktivitas sangat penting agar Anda bisa tetap nyaman dan produktif meski maag datang tiba-tiba. Jangan lupa untuk memperhatikan pola makan dan waktu istirahat, karena keduanya berperan besar dalam mencegah maag kambuh kembali.
Melakukan penanganan yang tepat akan membantu Anda tetap aktif tanpa harus khawatir gangguan maag menghambat aktivitas Anda. Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan membeli suplemen dan obat terpercaya dari VIVA Apotek.
Referensi:
- Mayo Clinic (2025). Gastroesophageal reflux disease (GERD). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959.
- Cleveland Clinic (2023). Acid Reflux & GERD. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17019-acid-reflux-gerd.
- EMC (2022). Understanding the 6 Steps of First Aid for Gastric Acid Reflux Disease. https://www.emc.id/en/care-plus/understanding-the-6-steps-of-first-aid-for-gastric-acid-reflux-disease.
- Health Harvard (2023). 9 at-home treatments for acid reflux. https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/9-ways-to-relieve-acid-reflux-without-medication.

