Manfaat Pijat Bayi Kembung – Jika si kecil sedang rewel karena perut kembung, tidurnya terganggu, sering menangis, dan tampak tidak nyaman, pasti Anda ikut kebingungan mencari cara agar mereka merasa lebih baik. Salah satu solusi bisa dilakukan orang tua adalah pijat bayi. Apa saja manfaat pijat bayi kembung dan cara melakukannya dengan tepat? Berikut penjelasannya!
Manfaat Pijat Bayi Kembung
Menurut International Association of Infant Massage (IAIM), pijat bayi dapat merangsang sistem peredaran darah dan pencernaan. Dengan sentuhan lembut dan gerakan yang tepat, ini berbagai manfaat pijat untuk bayi kembung.
- Mengurangi gas berlebih.
- Meredakan kram perut.
- Meringankan kolik.
- Mengatasi sembelit.
- Mengurangi ketegangan otot.
Manfaat pijat bayi kembung tidak hanya dirasakan pada pencernaan, tapi juga membantu bayi merasa lebih rileks. Pijat bayi juga bisa meredakan nyeri tumbuh gigi dan mendukung pertumbuhan pada bayi prematur. Namun, jika bayi memiliki kondisi kesehatan tertentu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.
Cara Memijat Bayi untuk Mengatasi Kembung
Manfaat pijat bayi kembung bertujuan membantu menggeser udara yang terperangkap agar bisa keluar. Teknik-teknik ini fokus mengarahkan gas dan isi usus menuju saluran pembuangan. Sebagian besar teknik pijat untuk kembung dimulai dari bagian kanan bawah perut bayi (awal usus besar) kemudian berakhir di bagian kiri bawah perut (awal kolon). Dari sudut pandang Anda, gerakannya dilakukan dari kiri ke kanan.
1. Hands of a Clock
Bayangkan perut bayi seperti angka pada jam. Mulailah dari posisi sekitar angka 7 atau 8, lalu gerakkan tangan secara setengah lingkaran dari kiri ke kanan. Lakukan tekanan lembut sambil mengusap mengikuti arah jarum jam. Tangan kedua mengikuti gerakan tangan pertama. Urutannya sebagai berikut.
- Buat gerakan setengah lingkaran terbalik dengan tangan kanan (dari kiri ke kanan Anda).
- Lanjutkan dengan satu lingkaran penuh searah jarum jam menggunakan tangan kiri.
- Pastikan gerakan selalu mengikuti arah jarum jam, dengan tangan kanan memulai dan tangan kiri mengikuti.
2. Paddling
Letakkan kedua tangan secara horizontal menggunakan sisi tangan bagian kelingking di atas perut bayi. Tekan lembut di area dekat tulang rusuk, lalu geser ke bawah sepanjang perut bayi. Ulangi dan biarkan satu tangan mengikuti gerakan tangan lainnya.
3. Fulling
Untuk mendapatkan manfaat pijat bayi kembung yang satu ini, satukan kedua ibu jari Anda dan letakkan secara datar di perut bayi. Buat gerakan dorong-tarik ke arah samping. Pastikan ibu jari tetap datar dan tidak menusuk perut. Urutannya sebagai berikut.
- Dua kali usapan tepat di atas pusar.
- Satu kali usapan ke arah kiri dan kanan dari area pusar.
- Dua kali usapan di bawah pusar.
4. I Love You
Teknik ini membentuk huruf ILU. Urutannya sebagai berikut.
- Buat garis lurus menyerupai huruf I di sisi kanan pusar bayi.
- Lanjutkan dengan huruf L terbalik, mulai dari kiri atas perut bayi, geser ke kanan lalu turun.
- Tutup dengan huruf U terbalik dari kiri bawah perut, naik ke atas, melintas di atas pusar, dan turun di kanan perut bayi.
Teknik ini tidak hanya bermanfaat untuk pencernaan, tetapi juga menjadi momen manis untuk mengekspresikan kasih sayang.
5. Moonwalk
Gerakkan jari-jari Anda dari kiri ke kanan di area tepat di atas pusar. Gunakan gerakan dorong-tarik lembut tanpa menusuk. Saat melakukannya, Anda bahkan mungkin bisa merasakan gelembung gas yang bergerak.
6. Knee Tummy Press
Pegang kedua betis bayi hingga ke bagian lutut. Tekuk kaki bayi perlahan menuju perut, tahan sekitar 3 hingga 5 detik, lalu lepaskan. Ulangi sebanyak 3 sampai 5 kali. Gerakan ini sangat membantu mendorong gas keluar dari usus.
Tips Pijat Bayi yang Aman
Agar manfaat pijat bayi kembung bisa lebih maksimal, ada beberap tips memijat bayi yang perlu Anda perhatikan.
1. Konsultasi Terlebih Dahulu pada Dokter
Sebelum mencoba pijat bayi di rumah, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak. Dokter bisa memberikan informasi penting mengenai keamanan, efektivitas, atau bahkan solusi lain yang mungkin belum Anda pertimbangkan.
2. Lakukan Saat Bayi Tenang
Jika dokter sudah memberi izin, langkah selanjutnya adalah memastikan kondisi bayi. Pijat paling efektif dilakukan saat bayi sedang tenang, waspada, dan tidak rewel. Bila bayi mulai terlihat tidak nyaman, mulai menangis, menegang, meluruskan tangan, atau mengalihkan pandangan, itu tanda bahwa waktu pijat sedang tidak tepat. Berikan jeda setidaknya 45 menit setelah makan agar risiko muntah berkurang.
3. Pijat di Pagi atau Malam Hari
Waktu terbaik untuk memijat bayi biasanya adalah di awal hari atau menjelang waktu tidur, sebagai bagian dari rutinitas malam mereka. Anda bisa melakukannya setiap kali bayi kembung atau setiap hari. Ikuti saja respons si kecil untuk menentukan kapan pijatan dilakukan dan seberapa sering perlu dicoba.
4. Jaga Kontak Mata dengan Bayi
Sebelum memulai, mintalah “izin” dari bayi Anda. Ini adalah langkah sederhana, tapi penting. Jaga kontak mata selama pijatan dan mulai dengan sentuhan yang sangat lembut. Jika bayi terlihat nyaman, Anda dapat menambah tekanan pijatan secara perlahan.
Selama memijat bayi, komunikasikan setiap langkah yang Anda lakukan. Sebutkan nama bayi sambil mengucapkan kata “tenang” untuk membantu mereka merasa lebih nyaman. Anda juga bisa bercerita atau menyanyikan lagu kesukaan mereka sambil memijat bagian tubuh lain. Suara Anda dapat memberikan rasa aman sekaligus membuat proses pijat terasa menyenangkan.
5. Mulai dengan Sentuhan Lembut
Mulailah dengan meletakkan bayi dalam posisi terlentang, lalu usap perlahan setiap bagian tubuhnya. Sentuhan awal sebaiknya lembut agar bayi dapat menyesuaikan diri. Luangkan waktu untuk memijat setiap bagian tubuh, mulai dari kepala, kemudian turun perlahan ke tangan, perut, kaki, hingga telapak kaki. Tidak ada durasi pasti untuk pijat bayi, lakukan selama Anda dan si kecil sama-sama menikmati momen tersebut.
Anda juga bisa mencoba memposisikan bayi tengkurap untuk pijatan singkat. Namun, beberapa bayi mungkin tidak terlalu nyaman saat berada dalam posisi ini, jadi perhatikan reaksi mereka dan hentikan bila tampak tidak menyukainya.
6. Lakukan di Tempat Hangat dan Nyaman
Lakukan pijatan di tempat yang hangat dan tenang. Letakkan bayi dalam posisi terlentang di atas handuk lembut, lalu jelaskan apa yang sedang Anda lakukan agar mereka merasa aman.
7. Gunakan Minyak atau Lotion Khusus Bayi
Anda dapat menggunakan minyak atau lotion bayi agar pijatan lebih nyaman. Pastikan memilih produk yang memang diformulasikan khusus untuk kulit bayi agar tidak meningkatkan risiko iritasi.
Transpulmin Kids Balsam merupakan salah satu pilihan balsam yang dapat membantu meredakan sakit perut, kembung, hidung tersumbat karena flu, serta memberikan sensasi hangat pada tubuh bayi.
Dengan teknik yang tepat, manfaat pijat bayi kembung bisa sangat membantu meredakan ketidaknyamanan bayi akibat gas, kram, atau kolik. Selain membantu pencernaan, pijat juga membuat bayi merasa lebih tenang dan rileks. Meski begitu, pastikan Anda tetap memperhatikan kondisi bayi dan berkonsultasi dengan dokter bila ragu. Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan membeli suplemen dan obat terpercaya dari VIVA Apotek!
Referensi:
- Healthline (2020). Baby Massage for Gas. https://www.healthline.com/health/baby/baby-massage-for-gas-2.
- Healthline (2023). Your Guide to Baby Massage. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-massage.
- Aurora Health Care (n.d) Infant Massage Techniques. https://ahc.aurorahealthcare.org/fywb/x08128.pdf.
