Skip links

Budenofalk

Budenofalk

Budenofalk adalah obat dengan kandungan Budesonide untuk mengatasi dan mencegah kekambuhan gejala penyakit Crohn dan kolitis ulserativa.

Merek Dagang Budenofalk

Merek dagang Budenofalk antara lain: Budenofalk.

Budenofalk

Apa itu Budenofalk?

  • Golongan: Obat keras (perlu resep dokter)
  • Kategori: Antiflatulen dan anti-inflamasi
  • Manfaat: Meredakan gejala sekaligus mencegah kekambuhan penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. 
  • Digunakan oleh: Dewasa
    • Ibu Hamil: Budenofalk termasuk obat kategori C untuk ibu hamil. Itu artinya, studi berbasis hewan menunjukkan adanya risiko pada janin. Akan tetapi, studi pada ibu hamil belum tersedia. Jika Anda ingin menggunakan obat, sebaiknya konsultasikan lebih dahulu dengan dokter.
    • Ibu Menyusui: Budenisone dalam obat Budenofalk dapat terserap ke ASI dalam jumlah kecil. Konsultasikan ke dokter sebelum Anda menggunakan obat. Mengingat ada kekhawatiran obat terminum bayi lewat menyusui dan mengalami efek samping.
    • Anak-anak: Obat ini tidak diperuntukkan bagi orang dewasa. 
  • Bentuk obat: Kapsul

Peringatan Sebelum Menggunakan Budenofalk

Sebelum menggunakan Budenofalk, perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Informasikan ke dokter jika Anda memiliki alergi pada Budesonide. Tanyakan kepada dokter/apoteker adakah kandungan dalam obat. 
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda tentang obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen gizi, atau produk herbal yang sedang atau akan Anda konsumsi.
  • Informasikan dokter jika Anda akan menjalani atau baru saja menjalani operasi, misalnya operasi gigi atau prosedur bypass jantung.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. 
  • Informasikan ke dokter jika Anda memiliki penyakit jantung, riwayat diabetes, hipertensi, tukak lambung, glaukoma, tuberkulosis, myasthenia gravis, infeksi jamur, penyakit tiroid, masalah liver, depresi, dan berisiko osteoporosis. 
  • Hindari kontak dengan siapa pun yang terinfeksi cacar air atau campak. Jika Anda terpapar infeksi ini, segera beri tahu dokter. Informasikan juga bila Anda baru saja divaksinasi. 

Dosis dan Aturan Pakai Budenofalk

Dosis umum Budenofalk berdasarkan bentuk obat, tujuan penggunaan, atau usia pasien adalah sebagai berikut:

  • Kapsul
    • Dewasa: 1 kapsul, 3 kali sehar dengan durasi pengobatan 8 minggu.

Durasi penggunaan obat dapat disesuaikan dengan arahan dokter maupun apoteker. 

Manfaat Budenofalk

Budenofalk yang mengandung Budesonide diresepkan dokter untuk mengobati kolitis ulserativa dan penyakit Crohn. 

Kolitis ulserativa merupakan penyakit peradangan pada usus yang menyebabkan adanya luka (ulkus) di saluran pencernaan. Orang yang mengalami kondisi ini akan mengeluhkan gejala diare, sakit perut, tidak bisa menahan buang air besar, demam, dan kelelahan. 

Sementara penyakit Crohn juga menyebabkan pembengkakan jaringan di saluran cerna, biasanya usus halus. Gejalanya meliputi nyeri perut, diare parah, kelelahan, penurunan berat badan, dan kekurangan gizi.

Baik kolitis ulserativa dan penyakit Crohn memiliki gejala yang hampir serupa. Anda perlu menjalani pemeriksaan lebih dalam untuk mengetahui kondisi ini.

Budesonide pada obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi dan aktivitas zat-zat penyebab peradangan seperti prostaglandin dan leukotrien, serta mengurangi respons kekebalan tubuh yang berlebihan pada area yang meradang.

Cara Menggunakan Budenofalk dengan Benar

Agar manfaatnya optimal, ikuti cara penggunaan Budenofalk yang benar seperti berikut.

  • Ikuti penggunaan obat berdasarkan aturan pakai yang tertera di kemasan atau sesuai dengan arahan dokter/apoteker.
  • Jangan menggandakan dosis atau mengurangi dosis yang sudah ditetapkan.
  • Obat harus diminum setidaknya satu jam sebelum makan di pagi hari. 
  • Telan obat dalam kondisi utuh dan minum segelas air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan obat. 
  • Minum obat di waktu yang sama setiap harinya supaya tidak melewatkan dosis. Jika dosis terlewat, segera Anda minum obat setelah Anda mengingatnya. Lupakan dosis yang tertinggal jika waktunya sudah mendekati waktu minum obat selanjutnya. Pada waktu tersebut, Anda tidak perlu menggandakan dosis obat. 
  • Simpan obat di tempat yang kering dan sejuk. Jauhkan dari jangkauan anak atau hewan peliharaan dan paparan sinar matahari langsung. 
  • Obat Budenofalk yang belum dibuka dari kemasan primernya bisa Anda gunakan hingga tanggal kedaluwarsa yang berlaku. Akan tetapi, obat yang sudah dibuka dari kemasan primernya, hanya dapat digunakan dalam jangka waktu 6 bulan. 
  • Selama menggunakan obat, hindari konsumsi alkohol karena dapat menimbulkan efek samping.
  • Anda mungkin perlu menjalani tes rutin (misalnya kadar gula darah dan elektrolit, fungsi hati) saat menjalani pengobatan. Pemantauan tanda dan gejala perubahan pada kelenjar adrenal dan infeksi mungkin juga diperlukan.

Interaksi Budenofalk dengan Obat Lain

Budenofalk dapat berinteraksi dengan obat lain. Interaksi obat dapat menimbulkan penurunan efektivitas obat atau menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. 

Berikut daftar obat yang dapat berinteraksi dengan Budenofalk.

  • Obat untuk infeksi HIV, misalnya Ritonavir, Indinavir, Nelfinavir, Saquinavir, Cobicistat
  • Obat untuk mengobati infeksi jamur, contohnya Ketoconazole, Itraconazole
  • Antibiotik, misalnya klaritromisin
  • Obat untuk epilepsi, seperti Karbamazepin
  • Obat untuk TBC, seperti Rifampisin.

Daftar obat di atas mungkin tidak menjelaskan semua kemungkinan interaksi. Oleh sebab itu, beri tahu dokter mengenai obat-obatan lain yang sedang Anda gunakan sebelum menggunakan Budenofalk.

Efek Samping dan Bahaya Budenofalk

Budenofalk dapat menimbulkan efek samping seperti obat lainnya. Berikut efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan Budenofalk.

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Hidung meler, bersin, batuk
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kulit kering dan gatal
  • Kelelahan
  • Nyeri punggung
  • Nyeri otot, kejang, atau kram
  • Susah tidur
  • Pembengkakan wajah
  • Jerawat
  • Penambahan berat badan
  • Tumbuh rambut di wajah

Beberapa efek samping di atas dapat membaik dengan sendirinya. Akan tetapi, ada pula yang tidak kunjung membaik atau malah semakin memburuk. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

 

Efek samping serius juga bisa terjadi. Segera periksa ke dokter jika Anda mengalami gejala serius berikut:

  • Demam, batuk, sesak nafas sakit perut, diare, mual, dan muntah 
  • Perubahan dalam penglihatan dan memar pada tubuh
  • Pembengkakan pada wajah, bantalan lemak di antara bahu, dan stretch mark pada kulit

 

Anda bisa saja mengalami reaksi alergi sehingga perlu menghentikan pengobatan dan meminta pertolongan medis segera. Berikut beberapa tanda yang harus diwaspadai:

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah
  • Sesak napas

 

Manfaatkan fitur Beli Obat dari Viva Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!

 

Ditinjau oleh: dr. Agustina Mahardini

 

Referensi:

Leave a comment

Explore
Drag