Fargoxin adalah obat glikosida jantung yang mengandung digoxin 0,25 mg untuk mengendalikan detak jantung penderita aritmia dan gagal jantung.
Merek Dagang Fargoxin
Merek dagang Fargoxin antara lain: Fargoxin. Obatnya berbentuk tablet dengan dosis digoxin 0,25 mg.
Apa Itu Fargoxin?
Apa itu Fargoxin?
Golongan: Obat keras (perlu resep dokter)
Kategori: Obat glikosida jantung.
Manfaat: Memengaruhi kadar natrium dan kalium di dalam sel jantung, menjaga detak jantung agar lebih normal, kuat, dan stabil, mengurangi ketegangan pada jantung, mencegah serangan jantung dan stroke, mengobati gagal jantung dan irama jantung abnormal (aritmia).
Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak
Ibu Hamil: Anda bisa mengonsumsi obat ini selama hamil dengan pengawasan ketat dari dokter. Obat ini termasuk ke dalam kategori A (aman) berdasarkan TGA Australia. Sedangkan menurut FDA Amerika Serikat, obatnya masuk ke kategori C (bisa digunakan jika manfaatnya lebih besar dari risikonya).[1] Pada umumnya, dokter akan meresepkan dosis yang lebih rendah selama kehamilan. Hal ini karena dosis tinggi bisa memicu keguguran, cacat mayor, dan dampak negatif lain pada ibu dan bayi. Hanya saja, perlu dicatat jika kebutuhan dosis untuk setiap orang bisa berbeda. Karena itu, selalu konsultasikan dengan dokter selama penggunaannya.
Ibu Menyusui: Anda bisa mengonsumsi obat ini selama menyusui dengan resep dokter. Hal ini karena hanya sedikit kandungan digoxin yang masuk ke dalam ASI dan tidak ada efek samping pada bayi. Namun, dokter atau bidan harus memastikan bahwa bayi Anda dalam keadaan sehat.
Anak-anak: Anak-anak bisa mengonsumsi obat ini jika diresepkan oleh dokter. Namun, jangan berikan jika tidak ada anjuran dokter untuk mengonsumsinya.
Bentuk obat: Tablet dan injeksi
Peringatan sebelum Menggunakan Fargoxin
Sebelum Anda mulai mengonsumsi Fargoxin, pastikan untuk perhatikan beberapa peringatan berikut ini:
Obat ini hanya bisa dikonsumsi oleh penderita irama jantung abnormal (khususnya takikardia supraventrikular paroksismal) dan penderita gagal jantung kongestif.
Pastikan Anda melakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) sebelum mengonsumsi obat ini untuk mengetahui apakah obat dibutuhkan atau tidak.
Hindari minum obat ini tanpa resep dari dokter, jangan konsumsi lebih banyak atau lebih sedikit dari dosis yang dianjurkan.
Jangan mengonsumsi obat lain yang dijual bebas tanpa ada anjuran dokter, baik untuk pengobatan jantung maupun pengobatan lainnya.
Perhatikan denyut jantung secara rutin dan teratur. Segera beri tahu dokter jika ada perubahan, entah itu ketika detak jantung lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya.
Informasikan kepada dokter jika Anda punya kondisi fibrilasi ventrikel, miokardit, hipomagnesemia, hipokalemia, dan infark miokard akut.
Informasikan kepada dokter jika Anda punya alergi terhadap digoxin, digitoxin, atau obat lain sejenisnya.
Beri tahu dokter jika Anda mengonsumsi obat nonresep, vitamin, atau obat herbal lain sebelum Anda mengonsumsi Fargoxin.
Hindari konsumsi alkohol selama mengonsumsi obat ini.
Beri tahu dokter jika Anda punya riwayat atau sedang memilih masalah tiroid, kanker, atau penyakit ginjal.
Sebelum menjalani operasi gigi atau operasi lain, beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Fargoxin.
Beri tahu dokter jika Anda berencana untuk hamil, sedang hamil, atau sedang menyusui agar dokter bisa menyesuaikan dosisnya.
Hindari mengemudi atau mengoperasikan alat berat setelah mengonsumsi obat ini, sebab Fargoxin bisa menyebabkan kantuk.
Konsumsi alkohol bisa membuat rasa kantuk semakin parah.
Dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk mengurangi konsumsi garam (sodium) dan memperbanyak konsumsi kalium.
Dosis dan Aturan Pakai Fargoxin
Dosis umum Fargoxin berdasarkan bentuk obat, tujuan penggunaan, atau usia pasien adalah:
Dewasa:
Oral (tablet): 4-6 tablet selama interval 24-36 jam. Setiap orang memerlukan dosis yang berbeda, jadi konsultasikan pada dokter Anda.
Injeksi: 0,5-1 mg/hari. Konsultasikan dengan dokter Anda.
Anak-anak:
Oral (tablet): 25 mikrogram per berat badan. Setiap anak memerlukan dosis yang berbeda, jadi konsultasikan pada dokter Anda.
Injeksi: 0,5-1 mg/hari. Konsultasikan dengan dokter Anda.
Manfaat Fargoxin
Ada beberapa manfaat Fargoxin yang perlu Anda ketahui, yaitu:
Membantu mengobati irama jantung abnormal (aritmia) dan gagal jantung.
Meningkatkan kekuatan dan efisiensi jantung.
Mengendalikan laju dan irama detak jantung, yang pada akhirnya meningkatkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan di area tangan dan kaki.
Menjaga detak jantung agar lebih normal, stabil, dan kuat, khususnya untuk orang yang memiliki penyakit jantung.
Mencegah serangan jantung dan stroke.
Membantu mengendalikan kadar mineral tertentu yang ada di dalam jantung, seperti kalium dan natrium.
Cara Menggunakan Fargoxin dengan Benar
Obat ini tersedia di apotek, namun Anda hanya bisa membelinya dengan resep dokter.
Cara menggunakannya adalah:
Fargoxin injeksi hanya dilakukan dibawah pengawasan tenaga medis di rumah sakit.
Gunakan Fargoxin tablet secara oral, Anda dapat meminumnya secara langsung atau dengan cara menggerusnya.
Pastikan aturan pakai sudah sesuai dengan anjuran dokter, hindari untuk menambah atau mengurangi dosisnya.
Tanyakan pada dokter apakah lebih baik mengonsumsi obatnya sebelum atau setelah makan, karena kondisi setiap orang bisa berbeda.
Hindari konsumsi bersamaan dengan makanan berserat tinggi karena bisa mengganggu efektivitas obat.
Jangan beralih ke obat glikosida jantung jenis lain tanpa memberi tahu dokter atau tanpa anjuran dokter.
Obat ini hanya mengobati penyakit jantung dengan mengendalikan kondisinya, tidak menyembuhkannya secara permanen. Karena itu, terus minum obatnya meski Anda merasa sehat.
Hindari menambah atau menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Jika obat keluar karena muntah, jangan meminumnya lagi. Anda bisa menunggu hingga waktu minum berikutnya. Konsumsi dengan dosis normal, jangan menambah dosisnya.
Interaksi Fargoxin dengan Obat Lain
Anda perlu mengetahui beberapa interaksi Fargoxin dengan obat lain agar lebih hati-hati, yaitu:
Hindari meminum obat ini bersamaan dengan Azol, karena Azol bisa menghambat pengangkutan kandungan digoxin di dalam Fargoxin.
Jangan konsumsi dengan antibiotik Makrolida dan Rifampisin karena bisa meningkatkan penyerapan digoxin berlebihan di dalam usus.
Hindari konsumsi bersamaan dengan obat Diuretik Loop karena bisa mengganggu kadar kalium di dalam jantung.
Jangan konsumsi obat ini bersamaan dengan Kuinidin dan Dronedarone karena bisa meningkatkan risiko efek samping.
Efek Samping dan Bahaya Fargoxin
Ada beberapa efek samping ringan hingga efek samping serius yang bisa Anda rasakan selama mengonsumsi Fargoxin.
Efek Samping Ringan
Anda bisa merasakan beberapa efek samping ringan, seperti:
Sakit kepala ringan
Mengantuk
Penglihatan kabur dan kuning
Ruam
Detak jantung tidak teratur
Efek Samping Serius
Meskipun kasusnya lebih jarang, namun Anda tetap harus waspada terhadap beberapa efek samping yang lebih serius, seperti:
Kehilangan selera makan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas
Pembengkakan di area tangan atau kaki
Berat badan naik dengan cara yang tidak biasa dan tanpa alasan yang jelas
Kesulitan bernapas
Irama jantung berdetak terlalu cepat hingga berakibat fatal
Kulit gatal hingga ruam
Pembesaran kelenjar payudara pada laki-laki (ginekomastia)
Merasa lelah dan lemah dalam jangka waktu panjang
Apabila Anda merasakan satu atau lebih efek samping tersebut setelah minum obat ini, segera hubungi dokter. Sebab, Anda perlu melakukan konsultasi untuk menghindari efek samping yang lebih parah. Hentikan penggunaan obat sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis lainnya.
Manfaatkan fitur Beli Obat di Viva Apotek untuk mendapatkan Fargoxin dan kebutuhan obat lainnya. Jangan lupa jaga kesehatan Anda, ya!
Diperbarui tanggal: Desember 2024
Ditinjau oleh: dr. Agustina Mahardini
Referensi :
[1] Drugs (2024). Digoxin Pregnancy and Breastfeeding Warnings. https://www.drugs.com/pregnancy/digoxin.html.
[2] Cincinnati Children’s (2024). Digoxin. https://www.cincinnatichildrens.org/health/d/digoxin.
[3] NHS (2023). Pregnancy, breastfeeding and fertility while taking digoxin. https://www.nhs.uk/medicines/digoxin/pregnancy-breastfeeding-and-fertility-while-taking-digoxin/#:~:text=You%20can%20take%20digoxin%20during,dose%20that%20works%20for%20you.
[4] MedicinePlus (2017). Digoxin. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682301.html.
[5] StatPearls (2023). Digoxi. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556025/#:~:text=Digoxin%20comes%20from%20the%20foxgloves,standing%20use%20in%20clinical%20practice.