Skip links

Resfar

Resfar

Resfar adalah obat untuk mengatasi keracunan paracetamol akibat dosis konsumsi yang terlalu tinggi. Obat ini berbentuk injeksi serta tidak dijual bebas.

Merek Dagang Resfar

Merek dagang Resfar adalah Resfar (Acetylcysteine) 200 mg/mL yang diproduksi oleh PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit).

Apa Itu Resfar

Apa itu Resfar?

  • Golongan: Obat keras (perlu resep dokter)
  • Kategori: Antidote dan agen detoksifikasi
  • Manfaat: Mengatasi keracunan akibat overdosis obat paracetamol
  • Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak
    • Resfar untuk ibu hamil: Karena belum ada studi yang mendukung tentang keamanan pemakaian Resfar (acetylcysteine) pada ibu hamil, gunakan obat ini hanya setelah konsultasi dengan dokter dan jika potensi manfaat lebih besar dibandingkan risikonya.
    • Resfar untuk ibu menyusui: Belum diketahui apakah acetylcysteine dapat terserap oleh ASI atau tidak. Sangat disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
    • Resfar untuk anak-anak: Obat ini dapat digunakan oleh anak-anak di bawah pengawasan orang tua dan anjuran dokter.
  • Bentuk obat: Injeksi

Peringatan Sebelum Menggunakan Resfar

Perhatikan beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi Resfar untuk mencegah efek samping:

  • Meskipun keracunan termasuk situasi darurat, usahakan untuk tetap memberi tahu dokter jika Anda memiliki riwayat medis seperti tukak lambung, pendarahan pada saluran cerna, atau tekanan darah tinggi sebelum mengonsumsi Resfar.
  • Hindari berbagi obat acetylcysteine seperti Resfar kepada orang lain meskipun memiliki gejala serupa. Jika tidak, orang tersebut berisiko mengalami efek samping tertentu.
  • Sebelum mengonsumsi Resfar, beri tahu dokter apabila Anda sedang atau pernah mengalami asma, penyakit hati, gagal jantung kongestif, atau diet makanan rendah garam.
  • Selama pengobatan menggunakan Resfar, kondisi Anda akan dipantau secara berkala oleh dokter untuk melihat kinerja obat pada tubuh. Ini juga menentukan apakah pengobatan perlu dilanjutkan atau tidak.
  • Untuk memeriksa potensi efek samping, tes darah bisa jadi dilakukan tergantung kebutuhan dan hasil analisis dokter.
  • Informasikan dokter jika Anda sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan baik untuk bayi maupun janin.
  • Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, vitamin, atau produk herbal lainnya sebelum mengonsumsi Resfar.
  • Hindari pemakaian obat ini jika Anda memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan di dalamnya.

Dosis dan Aturan Pakai Resfar

Berikut adalah dosis dan aturan pakai Resfar yang tepat untuk mengatasi overdosis paracetamol:

Dewasa dan anak-anak

  • Gunakan dosis 150 mg/kg selama 60 menit. Setelah itu, dosis diberikan sebesar 50 mg/kg setiap 4 jam sekali dengan kecepatan infus lambat. Pengobatan berlangsung selama kurang lebih 72 jam.

Sebelum pemakaian, pastikan cek kembali panduan pada kemasan atau anjuran yang diberikan dokter untuk memastikan dosis dan cara pakainya sudah tepat sesuai kondisi tubuh Anda.

Manfaat Resfar

Resfar berguna untuk mengatasi keracunan obat akibat overdosis paracetamol. Jika tidak segera diatasi, kondisi tersebut dapat memicu kerusakan hati yang dapat berdampak negatif terhadap tubuh seperti hepatotoksisitas, pendarahan, hingga kematian di kasus tertentu.

Kandungan acetylcysteine pada Resfar bekerja dengan mengikat dan mengurangi zat beracun yang terbentuk ketika asetaminofen dipecah oleh tubuh sehingga organ hati tetap terlindungi. Selain mengatasi overdosis, acetylcysteine juga merupakan agen mukolitik yang kerap digunakan untuk mengencerkan dahak.

Cara Menggunakan Resfar dengan Benar

Pemakaian obat injeksi seperti Resfar hanya dilakukan oleh tenaga medis untuk memastikan dosis dan prosedurnya sudah tepat. Meskipun Anda memiliki obat dan peralatan yang memadai, hindari untuk melakukan pengobatan Resfar seorang diri kecuali dokter menganjurkan sebaliknya dan telah mendapatkan panduan dari tenaga medis.

Selain itu, ada beberapa panduan umum lainnya yang perlu diperhatikan:

  • Ikuti dosis dan waktu penggunaan yang telah ditentukan. Jika jadwal sedikit terlewat, segera gunakan obat ini. Jika jadwal terlewat jauh, cukup tunggu hingga jadwal berikutnya tanpa menggandakan dosisnya untuk mencegah overdosis.
  • Apabila mengalami efek samping yang serius dari pemakaian obat, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.
  • Jauhkan Resfar dari jangkauan anak-anak. Simpan di tempat yang kering dan tidak terkena panas sinar matahari langsung.

Interaksi Resfar dengan Obat Lain

Meskipun minim terjadi, kandungan acetylcysteine pada Resfar dapat berinteraksi dengan jenis obat atau produk tertentu sehingga memicu berbagai reaksi. Berikut adalah beberapa contohnya:

  • Pemakaian Resfar bersama charcoal (arang aktif) tidak dianjurkan karena charcoal dapat menurunkan kinerja acetylcysteine. Akibatnya, pengobatan antidote untuk mengatasi overdosis menjadi kurang efektif.
  • Meskipun tergolong minim, acetylcysteine dapat berinteraksi dengan obat kanker seperti ifosfamide sehingga pemakaian keduanya secara bersamaan perlu diwaspadai.
  • Acetylcysteine dapat mengurangi penyerapan obat epilepsi seperti carbamazepine sehingga kinerja obat menjadi tidak efisien.
  • Beberapa antibiotik dapat berinteraksi dengan acetylcysteine dengan reaksi yang dihasilkan berbeda-beda. Contohnya, aktivitas kelompok antibiotik carbapenem dapat terpengaruh jika dikonsumsi bersama acetylcysteine dosis tinggi.
  • Acetylcysteine dapat berpotensi meningkatkan respons hemodinamik terhadap nitroglycerin jika keduanya digunakan bersamaan sehingga berdampak negatif bagi tubuh di beberapa kasus tertentu.

Efek Samping dan Bahaya Resfar

Jika tidak digunakan dalam dosis yang tepat atau memiliki kondisi medis tertentu, Resfar dapat memicu beberapa efek samping umum seperti:

  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Demam
  • Ruam kulit
  • Biduran atau kulit kemerahan
  • Tubuh terasa lelah

 

Meskipun jarang terjadi, pemakaian Resfar juga dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius, contohnya:

  • Muntah yang tidak kunjung mereda
  • Batuk berdarah atau warna muntah terlihat gelap
  • Tanda-tanda obat tidak bekerja seperti nyeri perut di bagian atas, warna urine gelap, kulit menguning, dan hilang nafsu makan.
  • Pendarahan pada saluran cerna
  • Dada terasa sesak dan nyeri
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan di dalam mulut
  • Iritasi tenggorokan

Efek samping yang umum dan ringan biasanya akan hilang dalam beberapa hari seiring tubuh menyesuaikan diri dengan obat. Namun, jika tidak kunjung hilang dan menjadi serius, segera hubungi tenaga medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Itulah beberapa informasi terkait obat Resfar yang perlu Anda perhatikan. Manfaatkan fitur Beli Obat dari Viva Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!

 

Ditinjau oleh: dr. Agustina Mahardini

 

Referensi:

  • Drugs (2023). Acetylcysteine. https://www.drugs.com/mtm/acetylcysteine.html. 
  • Mayo Clinic (2024). Acetylcysteine (intravenous route). https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/acetylcysteine-intravenous-route/description/drg-20312451. 
  • MedlinePlus (2017). Acetylcysteine Oral Inhalation. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a615021.html. 
  • MIMS (n.d). Resfar. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/resfar?type=brief&lang=id. 
  • National Library of Medicine (2009). Adverse reactions associated with acetylcysteine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19280424/. 
  • WebMD (2024). Acetylcysteine – Uses, Side Effects, and More. Acetylcysteine: Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing – WebMD.

Leave a comment

Explore
Drag