Pengertian dan Macam-Macam Gangguan Mental – Gangguan mental merupakan kondisi yang sangat umum dan dapat dialami oleh siapa saja. Peristiwa traumatis dalam hidup dapat menyebabkan munculnya gangguan mental pada seseorang.
Gangguan mental dapat merubah cara berpikir dan perilaku dari penderitanya. Itulah mengapa gangguan mental berpengaruh pada kesehatan fisik dan produktivitas dari penderitanya. Bahkan pada kebanyakan kasus seseorang dengan gangguan mental sering kali mendapatkan dorongan untuk menyakiti diri sendiri.
Kebanyakan orang pernah mengalami masalah dengan kesehatan mental seperti stres yang berlebihan. Namun, jika gejala yang dirasakan sudah berlangsung lama, maka hal tersebut dapat menandakan adanya gangguan mental.
Meskipun gangguan mental dialami oleh banyak orang di seluruh dunia, sayangnya pemahaman mengenai kesehatan mental masih rendah. Faktanya, masih banyak penderita gangguan mental yang tidak mendapatkan penanganan yang baik. Itulah sebabnya sangat penting untuk mengenal apa itu gangguan mental dan macam-macamnya. Yuk, simak artikel ini untuk penjelasan lengkapnya.
Pengertian Gangguan Mental
Meskipun sulit untuk menentukan satu definisi yang tepat untuk gangguan mental, secara umum, gangguan mental dapat diartikan sebagai kondisi yang mengganggu kemampuan kognitif, pengendalian emosi, maupun perilaku dari penderitanya. Gangguan mental biasanya menghambat kemampuan penderitanya untuk bersosialisasi, bekerja, maupun melakukan kegiatan penting lainnya.
Sementara itu, seseorang dengan kesehatan mental yang baik mampu berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial. Dengan begitu, mereka dapat menyadari kemampuan sendiri, mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2019 saja, 1 dari 8, atau 970 juta penduduk di dunia menderita gangguan mental. Di antaranya, depresi dan gangguan kecemasan menjadi yang paling umum. Sementara itu, pada tahun 2020, kasus depresi dan gangguan kecemasan meningkat tajam disebabkan oleh pandemi COVID-19. Diperkirakan kasus depresi meningkat sebanyak 28%, dan kasus gangguan kecemasan sebanyak 26% hanya dalam waktu satu tahun.
Sementara itu, data dari Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) pada 2018 menunjukkan bahwa 11 juta (6.1%) penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas mengalami gejala depresi dan kecemasan.
Meskipun banyak kasus gangguan mental di seluruh dunia, sayangnya akses untuk pengobatannya belum merata. Banyak penderita gangguan mental yang tidak mendapatkan penanganan yang diperlukan. Tidak hanya itu, gangguan mental sering kali masih dianggap sepele, bahkan dipandang buruk di masyarakat. Itulah mengapa penting untuk memberikan dukungan penuh jika orang terdekat Anda menderita gangguan mental.
Macam-Macam Gangguan Mental
Setelah mengetahui pengertian gangguan mental, penting juga untuk mengenal apa saja macam-macam gangguan mental yang paling umum. Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami beberapa gejala gangguan mental berikut ini, segera konsultasikan dengan psikiater untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
1. Depresi
Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang paling umum. Data dari Riskesdas menunjukkan bahwa 6.2% dari penduduk Indonesia berusia 15-24 tahun mengalami depresi. Gejala umum dari depresi yaitu merasa sedih, hampa, dan cemas berlebih. Gejala depresi umumnya menghambat kemampuan seseorang untuk menjalani keseharian.
Karena pandangan negatif dari masyarakat, setidaknya 60% penderita depresi tidak mendapatkan bantuan profesional. Padahal, pengobatan untuk depresi tersedia dan efektif dalam mengobati gejala depresi.
2. Gangguan Kecemasan
Gangguan mental yang paling umum dialami selanjutnya adalah gangguan kecemasan. Pada tahun 2019, 301 juta penduduk di seluruh dunia menderita gangguan kecemasan, termasuk 58 juta anak-anak dan remaja.
Gangguan kecemasan membuat penderitanya merasakan takut dan kecemasan yang berlebihan sehingga menghambat aktivitas sehari-hari. Penderitanya juga dapat mengalami jantung berdebar dan keringat dingin yang disebabkan oleh gangguan ini.
Merasa cemas dalam keseharian memang normal. Namun, jika kecemasan sudah berlebihan, tidak terkontrol, dan mengganggu keseharian, maka itu bisa menjadi tanda dari gangguan kecemasan.
3. Gangguan Makan
Gangguan makan atau eating disorder juga merupakan salah satu gangguan mental yang umum. Penelitian pada 3.148 mahasiswa di lima negara ASEAN menunjukkan bahwa 11.5% menderita gangguan makan. Pada penelitian yang sama, 7.4% mahasiswa Indonesia menderita gangguan makan.
Gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia merupakan kondisi dimana penderitanya memiliki hubungan yang abnormal dengan makanan dan berat badan. Gangguan makan sangat berdampak pada kesehatan tubuh. Misalnya pada penderita anoreksia yang makan dengan porsi sangat sedikit meskipun berat badannya sudah di bawah rata-rata.
Itu dia pengertian dan macam-macam penyakit mental yang paling umum ditemukan di Indonesia maupun dunia. Jika Anda atau orang terdekat Anda menunjukkan beberapa gejala dari penyakit mental di atas, maka segera berkonsultasi dengan tenaga profesional. Jangan mendiagnosa diri sendiri sebelum berkonsultasi dengan psikiater, ya.
Ingat, penyakit mental dapat diobati. Bahkan, jika ditangani sejak awal, penyakit mental sangat mungkin untuk sembuh sepenuhnya. Jadi, jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan mental diri sendiri maupun orang terdekat Anda.
Ada obat yang Anda perlukan? Ayo berbelanja semua kebutuhan obat, vitamin, hingga susu dan kebutuhan harian lainnya di VIVA Apotek. Anda bisa mengunjungi toko kami secara langsung, atau berbelanja online melalui website maupun e-commerce pilihan Anda untuk kemudahan berbelanja.
VIVA Apotek – Pasti Sehat Pasti Hemat
Sources:
- https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3234124&val=28314&title=PENINGKATAN%20PENGETAHUAN%20TENTANG%20GANGGUAN%20KESEHATAN%20MENTAL%20PADA%20REMAJA.
- https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5857571.
- https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430847.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8841193.
- https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/36592.

