Skip links
Vitamin untuk Badan Lemas

Vitamin untuk Badan Lemas: Pilihan Nutrisi untuk Membantu Memulihkan Energi

Vitamin untuk Badan Lemas – Badan lemas dan mudah lelah bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih berat. Kondisi ini dapat terjadi setelah kurang tidur, terlalu banyak bekerja, stres, pola makan yang tidak teratur, atau kurang minum. Namun, rasa lemas yang terus-menerus juga bisa berkaitan dengan kekurangan nutrisi atau kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, vitamin untuk badan lemas sebaiknya tidak hanya dipilih berdasarkan anggapan bahwa semakin banyak vitamin berarti semakin banyak energi.

Tubuh membutuhkan berbagai vitamin dan mineral untuk membantu menghasilkan serta mempertahankan energi. Namun, jika kadar nutrisi tersebut sudah normal, mengonsumsi suplemen dalam jumlah lebih banyak belum tentu membuat tubuh lebih bertenaga. Simak penjelasannya berikut ini.

Mengapa Badan Bisa Lemas?

Rasa lemas atau fatigue berbeda dengan sekadar mengantuk setelah menjalani aktivitas padat. Fatigue dapat membuat seseorang merasa sangat kelelahan, sulit berkonsentrasi, kurang bersemangat, bahkan tetap tidak merasa segar meskipun sudah beristirahat.

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah kurang tidur. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Jadwal tidur yang tidak teratur, insomnia, atau gangguan tidur tertentu juga dapat membuat tubuh terus terasa lelah.

Selain itu, pola makan yang kurang baik dapat membuat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Melewatkan waktu makan, terlalu sering mengonsumsi makanan rendah zat gizi, atau tidak mencukupi kebutuhan cairan dapat berkontribusi terhadap rasa lemas. Stres, kurang bergerak, terlalu banyak alkohol, dan burnout juga dapat memengaruhi energi tubuh.

Namun, badan lemas tidak selalu disebabkan oleh gaya hidup. Anemia, kekurangan vitamin B12 atau vitamin D, gangguan tiroid, diabetes, infeksi, hingga beberapa penyakit kronis juga dapat menyebabkan kelelahan.

Apakah Vitamin Bisa Mengatasi Badan Lemas?

Vitamin dan mineral memang berperan dalam berbagai proses tubuh yang berkaitan dengan energi. Namun, suplemen paling bermanfaat ketika seseorang mengalami kekurangan nutrisi tertentu. Apabila kadar vitamin dan mineral dalam tubuh sudah cukup, menambah asupannya tidak otomatis meningkatkan energi.

Jadi, vitamin untuk badan lemas sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan nutrisi, bukan sebagai pengganti tidur yang cukup, pola makan seimbang, atau pengobatan terhadap penyakit tertentu.

1. Zat Besi

Zat besi menjadi salah satu mineral yang penting diperhatikan ketika badan sering terasa lemas, terutama jika berkaitan dengan anemia akibat kekurangan zat besi. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk membuat hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen. Ketika tubuh kekurangan hemoglobin, pasokan oksigen ke jaringan dapat berkurang sehingga muncul rasa lelah.

Sumber zat besi antara lain daging tanpa lemak, makanan laut, unggas, kacang-kacangan, lentil, bayam, kacang polong, serta sereal yang telah diperkaya zat besi. Meski begitu, suplemen zat besi sebaiknya tidak diminum sembarangan jika tidak mengalami kekurangan karena kelebihan zat besi juga dapat berdampak buruk bagi tubuh.

2. Magnesium

Magnesium juga termasuk mineral yang membantu tubuh mengolah glukosa menjadi energi. Asupan magnesium dapat diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, gandum utuh, susu, yoghurt, serta makanan yang telah diperkaya magnesium.

Jika pola makan sehari-hari sudah mencukupi kebutuhan magnesium, belum tentu diperlukan tambahan suplemen. Jika merasa kekurangan magnesium, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

3. Vitamin B12 dan Folat

Vitamin B12 dan folat juga berhubungan dengan energi karena kekurangan keduanya dapat menyebabkan anemia. Kondisi tersebut kemudian dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan lemas. Vitamin B12 banyak ditemukan dalam ikan, daging, unggas, telur, susu, dan produk olahan susu.

Risiko kekurangan vitamin B12 dapat lebih tinggi pada orang yang tidak mengonsumsi produk hewani, termasuk vegetarian dan terutama vegan. Beberapa kondisi kesehatan serta obat tertentu juga dapat mengganggu penyerapan vitamin B12.

Namun, suntikan vitamin B12 yang sering dianggap sebagai cara meningkatkan energi belum tentu memberikan manfaat jika seseorang sebenarnya tidak mengalami kekurangan vitamin B12.

4. Vitamin D

Vitamin D juga dapat berkaitan dengan rasa lemas. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan otot dan tulang sehingga seseorang merasa lemah serta lebih sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Kadar vitamin D yang rendah juga dapat memengaruhi suasana hati.

Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari serta makanan tertentu, seperti ikan berlemak dan produk yang telah diperkaya vitamin D. Jika dicurigai mengalami kekurangan, pemeriksaan kadar vitamin D dapat membantu menentukan apakah seseorang membutuhkan suplemen.

Jangan Lupakan Pola Hidup

Selain mencari vitamin untuk badan lemas, perubahan kebiasaan sehari-hari tetap penting. Kebiasaan yang disarankan mencakup tidur cukup dan teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan, mengelola stres, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk membantu mengurangi kelelahan dan tubuh lemas.

Artinya, mengonsumsi vitamin tidak akan banyak membantu jika tubuh terus kekurangan waktu tidur atau pola makan masih tidak teratur. Cobalah memperbaiki kebiasaan tersebut secara bertahap sambil memastikan asupan makanan sehari-hari mencukupi kebutuhan nutrisi.

Kapan Perlu ke Dokter?

Badan lemas sesekali memang dapat terjadi, tetapi jangan mengabaikannya jika berlangsung terus-menerus. Segera konsultasi dengan tenaga kesehatan jika rasa lelah bertahan lebih dari beberapa hari, mengganggu pekerjaan atau aktivitas sehari-hari, muncul tanpa penyebab yang jelas, terjadi secara tiba-tiba, atau disertai penurunan berat badan.

Segera cari pertolongan medis jika rasa lemas disertai sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar atau berdetak tidak teratur, gangguan penglihatan, muntah, nyeri perut, atau kelemahan otot.

Kesimpulan

Vitamin untuk badan lemas dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang berperan dalam produksi energi, terutama jika tubuh mengalami kekurangan. Zat besi, magnesium, vitamin B12, folat, dan vitamin D merupakan beberapa nutrisi yang perlu diperhatikan. Namun, badan lemas juga dapat disebabkan oleh kurang tidur, pola makan tidak teratur, stres, dehidrasi, hingga kondisi medis tertentu. Karena itu, jangan hanya mengandalkan suplemen. Perbaiki pola tidur dan makan, cukup minum, tetap aktif, dan konsultasikan dengan dokter jika rasa lemas berlangsung lama atau disertai gejala lain.

Referensi:

  • https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21206-fatigue.
  • https://www.health.harvard.edu/diet-and-nutrition/best-vitamins-and-minerals-for-energy.
Explore
Drag