Skip links
Vaksin BCG Adalah

Vaksin BCG: Pengertian, Fungsi, dan Efek Samping

Vaksin BCG Adalah – Vaksin BCG adalah vaksin yang digunakan untuk membantu melindungi tubuh dari tuberkulosis atau TBC, yaitu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat memengaruhi otak, tulang, ginjal, dan organ lain.

Vaksin BCG biasanya diberikan pada bayi dan anak-anak sebagai bagian dari imunisasi dasar karena dapat membantu menurunkan risiko TBC berat, terutama meningitis TB dan TB milier. Meski tidak memberikan perlindungan penuh terhadap semua jenis TBC, vaksin ini tetap menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan penyakit tuberkulosis di banyak negara, termasuk Indonesia. Kenali vaksin BCG pada artikel ini.

Apa Itu Vaksin BCG?

BCG merupakan singkatan dari Bacillus Calmette-Guérin. Vaksin ini mengandung bakteri hidup yang telah dilemahkan sehingga tidak menyebabkan penyakit pada orang dengan sistem imun normal. Setelah disuntikkan, vaksin akan membantu merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan bakteri penyebab TBC.

Vaksin BCG paling sering diberikan pada bayi baru lahir atau sebelum usia 1 tahun. Di negara dengan angka kasus TBC tinggi, vaksin ini menjadi bagian penting dari program imunisasi nasional. Perlindungan yang diberikan vaksin BCG paling efektif terhadap bentuk TBC berat pada anak-anak.

Meski demikian, efektivitas vaksin BCG terhadap TBC paru pada orang dewasa dapat berbeda-beda. Karena itu, vaksin ini tidak selalu digunakan secara rutin di beberapa negara dengan angka TBC rendah seperti Amerika Serikat.

Fungsi Vaksin BCG

Fungsi utama vaksin BCG adalah membantu melindungi anak dari komplikasi TBC yang berat dan berbahaya. Anak yang sudah mendapatkan vaksin BCG memiliki risiko lebih rendah mengalami meningitis TB dan TB milier, yaitu kondisi ketika infeksi menyebar ke berbagai organ tubuh.

Selain membantu melindungi individu, vaksinasi juga berperan penting dalam mengurangi penyebaran penyakit di masyarakat. Imunisasi membantu tubuh lebih siap melawan infeksi sehingga risiko komplikasi serius dapat ditekan.

Vaksin BCG biasanya meninggalkan bekas kecil pada lengan atas setelah penyuntikan. Bekas ini merupakan reaksi normal dari proses pembentukan kekebalan tubuh.

Jadwal Pemberian Vaksin BCG

Vaksin BCG umumnya diberikan satu kali melalui suntikan di kulit lengan atas. Umumnya, vaksin ini dianjurkan diberikan sejak bayi baru lahir hingga berusia 28 hari agar perlindungan terhadap TBC dapat terbentuk lebih awal.

Jika vaksin belum diberikan setelah usia tertentu, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan tambahan seperti tes tuberkulin sebelum vaksinasi dilakukan. Hal ini bertujuan memastikan anak-anak atau orang dewasa belum pernah terpapar bakteri TBC sebelumnya.

Efek Samping Vaksin BCG

Sebagian besar efek samping vaksin BCG tergolong ringan dan sementara. Setelah penyuntikan, area suntikan biasanya akan muncul benjolan kecil yang kemudian dapat berubah menjadi luka kecil sebelum akhirnya meninggalkan bekas parut ringan. Kondisi ini umumnya normal.

Beberapa anak juga dapat mengalami demam ringan, nyeri otot, atau pembengkakan kecil di area suntikan. Efek samping serius sangat jarang terjadi, tetapi risiko dapat meningkat pada orang dengan gangguan sistem imun tertentu.

Karena vaksin BCG menggunakan bakteri hidup yang dilemahkan, vaksin ini biasanya tidak diberikan pada penderita gangguan imun berat seperti HIV/AIDS tertentu, leukemia, atau pasien yang sedang menjalani kemoterapi tanpa pertimbangan medis khusus.

Peringatan Sebelum Vaksin BCG

Sebelum menerima vaksin BCG, penting untuk memberi tahu dokter jika anak atau pasien memiliki kondisi kesehatan tertentu. Orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi setelah vaksinasi.

Selain itu, vaksin BCG dapat memengaruhi hasil tes kulit tuberkulin sehingga seseorang yang pernah mendapat vaksin BCG mungkin menunjukkan hasil positif palsu pada pemeriksaan tertentu. Karena itu, tenaga medis biasanya perlu mengetahui riwayat vaksinasi pasien sebelum melakukan tes TBC.

Jika setelah vaksinasi muncul demam tinggi, luka besar pada area suntikan, atau pembengkakan kelenjar getah bening yang berat, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan.

Belanja Obat Pasti Hemat di VIVA Apotek

Vaksin BCG adalah vaksin penting yang membantu melindungi tubuh, terutama anak-anak, dari bentuk TBC yang berat dan berbahaya. Meski tidak sepenuhnya mencegah semua jenis TBC, vaksin ini tetap berperan besar dalam menurunkan risiko komplikasi serius akibat infeksi tuberkulosis. Pemberian vaksin sesuai jadwal imunisasi dapat membantu membentuk perlindungan sejak dini. Dengan memahami manfaat, efek samping, dan cara kerja vaksin BCG, orang tua dapat lebih tenang dalam mendukung kesehatan dan perlindungan anak terhadap penyakit infeksi.

Perlu obat dan vitamin dengan harga terhemat? Semua kebutuhan kesehatan Anda tersedia di VIVA Apotek. Kini, kami juga melayani pembelian melalui WhatsApp. Atau, kunjungi langsung store VIVA Apotek terdekat untuk layanan lebih lengkap seperti Cek GALAU (Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat) dan konsultasi dengan apoteker. Yuk, belanja sekarang!

Referensi:

  • https://www.nhs.uk/vaccinations/bcg-vaccine-for-tuberculosis-tb.
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tuberculosis/symptoms-causes/syc-20351250.
  • https://www.cdc.gov/tb/hcp/vaccines/index.html.
Explore
Drag