Skip links

Diagit

Diagit

Diagit adalah obat diare yang mengandung zat penyerap (Activated Attapulgite dan Pectin) untuk mengatasi diare yang belum diketahui penyebabnya.

Merek Dagang Diagit

Attapulgite dan pectin adalah generik Diagit, sedangkan Diagit sendiri merupakan merek dagang obat.

Apa Itu Diagit?

Apa itu Diagit?

  • Golongan: Obat bebas
  • Kategori: Obat antidiare
  • Manfaat: Mengatasi diare
  • Digunakan oleh: anak-anak hingga orang dewasa
    • Diagit untuk ibu hamil: Aman bagi ibu hamil karena pektin dan attapulgite tidak terserap tubuh dan hanya bekerja secara lokal di saluran pencernaan.
    • Diagit untuk ibu menyusui: Aman bagi ibu menyusui karena pektin dan attapulgite bekerja nonsistemik yang tidak masuk ke aliran darah. Keduanya bekerja secara lokal di saluran cerna saja.
    • Diagit untuk anak: Anak-anak di atas usia 6 tahun diperkenankan mengonsumsi obat ini sesuai dosis yang dianjurkan di kemasan.
  • Bentuk obat: Tablet

Peringatan Sebelum Menggunakan Diagit

Sebelum menggunakan Diagit, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pasien dengan riwayat medis hipersensitif atau alergi dengan kandungan attapulgit atau pektin, alergi terhadap kandungan lain dalam obat diagit, diare yang dengan gejala penyerta demam tinggi, disentri, tinja berdarah atau terjadi perdarahan pada saluran cerna, asam urat, dan hemofilia sebaiknya tidak mengonsumsi diagit.
  • Penderita gangguan ginjal, asma bronkial, obstruksi usus, dan hipertrofi juga sebaiknya hindari pemakaian diagit.
  • Maksimal konsumsi diagit adalah 2 hari.
  • Diare yang berlangsung lebih dari 2 hari memerlukan perhatian medis. Segera periksakan diri ke dokter untuk memperoleh tindak medis lanjutan yang tepat.
  • Kandungan diagit mampu memengaruhi penyerapan zat kimia obat lain di saluran cerna. Berikan jarak apabila ingin mengonsumsi obat oral lain dengan rentang waktu 2-3 jam.
  • Karena dapat memicu interaksi dengan penggunaan obat lain, konsumsi diagit bersamaan dengan insulin atau obat anti-diabetes lainnya harus melalui prosedur dokter karena dosis harus diatur secara hati-hati untuk menghindari hipoglikemia.
  • Diare yang disertai demam tinggi bisa menjadi tanda adanya infeksi bakteri atau virus yang serius. Pada kondisi ini, hindari mengonsumsi obat diare. Alangkah lebih baik jika Anda segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  • Pastikan tablet Diagit yang Anda minum masih dalam kondisi baik (tidak terdapat perubahan warna atau bercak-bercak) dan belum melewati batas waktu penggunaan yang tertera pada kemasan.
  • Bacalah dengan cermat petunjuk penggunaan obat sebelum mengonsumsinya. Dosis yang tepat sudah tercantum di balik kemasan atau dapat Anda tanyakan kepada apoteker saat membelinya.
  • Pada lansia dengan usia di atas 65 tahun membutuhkan resep dokter untuk menggunakan obat ini.

Dosis dan Aturan Pakai Diagit

Dosis umum Diagit berdasarkan usia adalah sebagai berikut.

  • Dosis awal untuk anak-anak dengan usia 6-12 tahun adalah 1 tablet setiap selesai BAB. Maksimum penggunaan obat ini selama 24 jam adalah 6 tablet.
  • Pada pasien anak di atas 12 tahun dan orang dewasa, diagit bisa dikonsumsi sebanyak 2 tablet dan 2 tablet lagi setelah BAB. Dalam sehari atau 24 jam, maksimal pemakaian adalah 12 tablet.

Manfaat Diagit

Diagit memiliki manfaat utama dalam mengatasi gejala diare nonspesifik yang bekerja secara simtomatik. Diagit sangat efektif dalam menangani berbagai jenis diare, baik yang karena bakteri, virus, maupun parasit.

Cara Menggunakan Diagit dengan Benar

  • Konsumsi diagit setelah BAB sesuai dosis.
  • Waktu mengonsumsi obat ini tidak terpengaruh oleh waktu makan. Artinya Anda bisa meminumnya sebelum atau sesudah makan
  • Hentikan konsumsi obat setelah diare berhenti.
  • Jangan konsumsi obat lebih dari batas waktu yang dianjurkan.
  • Segera hubungi dokter apabila diare tidak mereda setelah 2 hari atau lebih. Dokter akan melakukan tindakan medis lanjut yang lebih tepat untuk mengatasi diare.
  • Selain mengonsumsi diagit, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi akibat diare. Anda bisa mengonsumsi air mineral atau larutan elektrolit.

Interaksi Diagit dengan Obat Lain

Diagit dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, termasuk:

1. Obat Emetic

Apabila mengonsumsinya dengan obat dengan kategori emetic bisa menurunkan efektivitas efek ipecacuanha.

2. Obat Hipoglikemik Oral, Antikoagulan, Antagonis Vitamin K, PABA, Procaine

Jenis obat ini dapat berinteraksi dengan obat diabetes, pengencer darah seperti warfarin, dan beberapa obat lainnya. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi bersamaan untuk menghindari potensi interaksi obat yang signifikan.

3. Meningkatkan Efek Samping

Penggunaan diagit bersama dengan obat seperti antihistamin, antidepresan, antipsikotik, dan obat antiparkinson dapat meningkatkan efek antikolinergik.

4. Mengganggu Absorbsi

Diagit tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat Dolutegravir. Minuman atau makanan yang mengandung kalsium, besi, atau mineral lain bisa mengganggu kerja obat Dolutegravir. Anda bisa mengonsumsi obat Dolutegravir dengan interval waktu 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah konsumsi Diagit.

5. Mengganggu Penyerapan Beta Karoten

Pektin juga bisa mengganggu penyerapan beta-karoten dalam tubuh. Jika Anda konsumsi bersamaan, lebih dari setengah kandungan beta-karoten dalam makanan atau suplemen yang masuk ke tubuh Anda mungkin tidak terserap tubuh.

6. Menghambat Reduktase

Pektin bisa mengganggu penyerapan obat-obatan yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, termasuk lovastatin. Ini akan mengurangi efektivitas obat dalam mengontrol kadar kolesterol dalam darah karena penyerapan inhibitor HMG-CoA reductase terhambat.

7. Kadar Plasma Digoksin Lebih Rendah

Diagit juga memungkinkan penurunan kadar Digoksin dalam darah.

Untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan, selalu informasikan kepada dokter jika Anda berencana menggunakan obat lain bersamaan dengan Diagit. Apa pun jenis obatnya (sintetis atau herbal) sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. 

Efek Samping dan Bahaya Diagit

Beberapa efek samping gastrointestinal yang umum terjadi dari penggunaan Diagit meliputi:

  • Dispepsia
  • Perut kembung
  • Konstipasi ringan
  • Mual
  • Impaksi tinja dalam dosis besar

Meski jarang terjadi, ada potensi Anda akan merasakan efek samping sistem saraf seperti sakit kepala atau pusing.

 

Diagit tidak akan berpotensi menimbulkan efek samping apabila Anda mengonsumsinya sesuai dosis di kemasan. Apabila Anda merasakan efek samping lain yang mengganggu dan malah memperparah kondisi Anda, sebaiknya segera pergi ke IGD untuk memperoleh penanganan lebih tepat.

 

Manfaatkan fitur Beli Obat dari Viva Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatan, ya!

 

Ditinjau oleh: dr. Agustina Mahardini

 

Referensi:

Leave a comment

Explore
Drag