Jakarta, Juni 2026 – VIVA Apotek kembali menorehkan prestasi dengan meraih Top Innovation Choice Award 2026 atas inovasi layanan digital melalui WhatsApp Commerce VIVA Apotek. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses, praktis, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Seiring dengan percepatan transformasi digital dan perubahan perilaku konsumen, VIVA Apotek terus menghadirkan inovasi layanan yang berfokus pada kemudahan dan kenyamanan pelanggan. Melalui layanan WhatsApp Commerce, pelanggan dapat memperoleh informasi produk kesehatan, berkonsultasi terkait kebutuhan produk, melakukan pemesanan, hingga mengakses layanan secara lebih cepat dan efisien melalui platform yang telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.
Inovasi ini merupakan bagian dari strategi transformasi digital VIVA Apotek dalam membangun pengalaman pelanggan yang lebih seamless dengan mengintegrasikan layanan kesehatan dan teknologi ke dalam satu ekosistem yang mudah dijangkau. Kehadiran WhatsApp Commerce juga memperkuat pendekatan customer-centric perusahaan melalui layanan yang responsif, praktis, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.
Presiden Direktur VIVA Apotek, Haryanto Winata, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pencapaian sekaligus dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen seluruh tim VIVA Apotek dalam menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kami percaya bahwa transformasi digital harus mampu memberikan kemudahan akses, kecepatan layanan, serta pengalaman pelanggan yang lebih personal dan seamless. Ke depan, VIVA Apotek akan terus memperkuat pengembangan layanan digital guna mendukung akses kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia,” ujar Haryanto Winata.
Head of WhatsApp Commerce VIVA Apotek, Muhammad Edi Irfandianto, turut menambahkan bahwa inovasi layanan digital akan terus menjadi fokus perusahaan dalam menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis.
“Kami melihat bahwa pelanggan saat ini membutuhkan layanan yang cepat, mudah, dan dapat diakses kapan saja. Karena itu, WhatsApp Commerce hadir bukan hanya sebagai kanal komunikasi, tetapi juga sebagai solusi layanan kesehatan yang lebih praktis dan dekat dengan pelanggan,” jelas Muhammad Edi Irfandianto.
Lebih lanjut, VIVA Apotek memandang transformasi digital bukan sekadar pemanfaatan teknologi, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan melalui layanan yang relevan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Untuk informasi produk, konsultasi, dan kemudahan berbelanja, pelanggan dapat langsung mengakses layanan WhatsApp Commerce VIVA Apotek melalui WhatsApp di +62 812-3002-0045 dan menikmati pengalaman layanan kesehatan yang lebih praktis, cepat, dan responsif.
Penghargaan Top Innovation Choice Award 2026 ini sekaligus mempertegas posisi VIVA Apotek sebagai perusahaan retail kesehatan yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan industri, serta konsisten menghadirkan inovasi layanan pelanggan. Ke depan, VIVA Apotek akan terus memperluas pengembangan ekosistem layanan digital guna mendukung akses kesehatan yang lebih modern, terintegrasi, dan mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia.
Tentang VIVA Apotek
VIVA Apotek adalah jaringan ritel farmasi modern terkemuka di Indonesia yang berkomitmen menghadirkan produk dan layanan kesehatan berkualitas, mudah diakses, serta terintegrasi secara digital. VIVA Apotek telah memperkuat jejak operasionalnya melalui 125 gerai yang tersebar di 44 kota dan kabupaten di Indonesia. Mengusung strategi omnichannel, VIVA Apotek secara progresif menyinergikan jaringan gerai fisik, platform digital, serta ekosistem marketplace guna menciptakan pengalaman layanan kesehatan yang seamless bagi pelanggan. Perusahaan juga terus memperluas akses layanan farmasi nasional melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.
