Skip links
Daftar dan Harga Obat Cacing Anak di Apotek

5 Daftar dan Harga Obat Cacing Anak di Apotek

Daftar dan Harga Obat Cacing Anak di ApotekCacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami anak-anak, terutama pada usia aktif bermain di luar rumah. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana seperti tidak mencuci tangan sebelum makan atau bermain di tanah bisa menjadi jalan masuk telur cacing ke dalam tubuh.

Akibatnya, anak bisa mengalami gejala seperti perut kembung, penurunan nafsu makan, badan lemas, hingga gangguan pertumbuhan bila tidak segera ditangani.

Untuk mencegah dampak yang lebih serius, pemberian obat cacing anak secara rutin merupakan langkah penting yang dianjurkan oleh tenaga medis. Obat cacing berfungsi membasmi parasit di dalam saluran pencernaan agar tubuh anak kembali sehat dan penyerapan nutrisi berjalan optimal.

Daftar dan Harga Obat Cacing Anak di Apotek

Demi mengatasi cacingan dan mencegah penularannya pada orang lain, berikut adalah daftar obat cacing anak yang tersedia dan bisa dibeli di apotek.

1. Combantrin Tablet

Combantrin Tablet merupakan salah satu obat cacing yang paling umum digunakan untuk anak-anak maupun orang dewasa. Obat ini mengandung Pirantel Pamoat, zat aktif yang bekerja dengan cara melumpuhkan cacing di dalam usus sehingga tubuh dapat mengeluarkannya secara alami melalui tinja tanpa perlu bantuan obat pencahar tambahan.

Cara kerja ini membuat Combantrin efektif untuk mengatasi berbagai jenis infeksi cacing, mulai dari cacing kremi, cacing gelang, hingga cacing tambang yang sering menjadi penyebab utama gangguan pencernaan pada anak.

Untuk anak usia 2–6 tahun, dosis yang dianjurkan adalah ½–1 tablet sekali minum, sementara anak 6–12 tahun dapat mengonsumsi 1–1½ tablet sekali minum, dan usia di atas 12 tahun diberikan 1½–2 tablet sekali minum. Obat ini bisa diminum baik sebelum maupun sesudah makan, tergantung kenyamanan masing-masing anak.

Penggunaan Combantrin tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 2 tahun dan wanita hamil Selain itu, orang yang menderita gangguan hati disarankan untuk menggunakan obat ini dengan hati-hati. Combantrin juga tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat piperazine karena dapat menimbulkan efek antagonis yang mengurangi efektivitas pengobatan.

2. Albendazole Tablet Kunyah

Albendazole Tablet Kunyah adalah obat cacing yang efektif untuk membasmi berbagai jenis infeksi cacing di dalam tubuh. Kandungan utamanya, albendazole, bekerja dengan cara merusak sel usus cacing sehingga cacing kehilangan kemampuan menyerap gula yang menjadi sumber energinya.

Tanpa energi yang cukup, cacing akan mati dan secara alami dikeluarkan melalui sistem pencernaan. Karena efektivitasnya yang tinggi, obat ini sering digunakan untuk mengobati infeksi tunggal maupun campuran akibat berbagai jenis cacing parasit.

Obat ini dikonsumsi sesuai petunjuk dokter, umumnya 1 kaplet setelah makan agar penyerapan zat aktifnya lebih optimal. Konsumsi pada anak-anak dan orang dewasa biasanya dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program pencegahan infeksi cacing, terutama di daerah dengan risiko tinggi seperti kawasan kumuh atau padat penduduk.

Efek samping yang mungkin muncul biasanya ringan dan sementara, seperti rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, sakit kepala, gatal-gatal, atau mulut kering. Apabila efek tersebut tid kunjung hilang atau disertai reaksi alergi seperti ruam kulit dan sesak napas, segera hentikan penggunaan dan hubungi tenaga medis.

3. Vermoran

Vermoran merupakan obat cacing spektrum luas yang mengandung zat aktif Mebendazole 500 mg, dikenal efektif untuk mengatasi berbagai jenis infeksi cacing seperti cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk.

Vermoran biasanya dikonsumsi sebagai dosis tunggal satu tablet (500 mg) untuk orang dewasa maupun anak di atas usia lima tahun. Dalam beberapa kasus infeksi berat atau berulang, dokter mungkin akan menyarankan dosis berulang sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.

Obat ini dapat diminum sebelum atau sesudah makan serta tidak memerlukan penggunaan obat pencahar tambahan. Namun, pengobatan akan semakin efektif jika disertai dengan perilaku hidup bersih seperti rutin mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku, serta memastikan makanan dan lingkungan tetap higienis agar tidak terjadi reinfeksi.

Orang dewasa atau anak-anak dengan gangguan fungsi hati berat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Penyebabnya adalah sifat kandungan mebendazole yang dapat memengaruhi metabolisme hati. Pemantauan fungsi hati mungkin diperlukan jika obat dikonsumsi dalam jangka panjang.

4. Konvermex

Konvermex adalah obat cacing yang efektif membasmi berbagai jenis infeksi cacing, baik infeksi tunggal maupun ganda. Obat ini dikenal aman dan kerap direkomendasikan untuk mengatasi infeksi cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan jenis cacing lainnya, terutama pada anak-anak yang rentan terkena cacingan akibat makanan yang kurang bersih.

Dosis penggunaannya disesuaikan dengan usia, yaitu ½ tablet per hari untuk anak di bawah 5 tahun, 1 tablet per hari untuk anak usia 5–9 tahun, 1½ tablet untuk anak usia 10–15 tahun, dan 2 tablet untuk anak-anak berusia usia di atas 15 tahun.

Obat ini diminum sebagai dosis tunggal sebelum tidur malam karena aktivitas cacing di usus biasanya meningkat pada waktu tersebut. Untuk infeksi cacing tambang, pengobatan sebaiknya dilakukan selama tiga hari berturut-turut agar hasilnya lebih optimal dan mencegah infeksi berulang.

Efek samping Konvermex umumnya ringan dan sementara seperti hilang nafsu makan, mual, muntah, diare, pusing, sakit kepala, mengantuk, atau ruam kulit. Gejala ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Namun, jika efek samping terasa berat pada anak atau tidak kunjung reda, hubungi tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Compyrantel

Compyrantel merupakan obat cacing yang memiliki keunggulan dalam membasmi cacing tanpa memerlukan obat pencahar tambahan, di mana hal tersebut menjadikannya sebagai pilihan yang praktis dan aman digunakan untuk anak maupun dewasa.

Dosis penggunaan Compyrantel disesuaikan dengan usia pasien. Anak-anak berusia 2–6 tahun dianjurkan mengonsumsi ½–1 tablet sekali minum, usia 6–12 tahun sebanyak 1–1½ tablet, dan usia di atas 12 tahun hingga dewasa 1½–2 tablet sekali minum.

Obat ini biasanya diberikan sebagai dosis tunggal dan dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Untuk hasil yang optimal, selalu ikuti petunjuk dokter, terutama jika infeksi yang terjadi bersifat berat atau berulang.

Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebiasaan sehari-hari seperti mencuci tangan, memotong kuku, serta memastikan makanan dan air dalam keadaan bersih untuk mencegah penularan kembali.

Dalam hal keamanan, Compyrantel sebaiknya dihindari pada anak-anak di bawah usia dua tahun karena data mengenai keamanan konsumsinya masih terbatas. Pengawasan tenaga medis sangat dianjurkan jika obat ini digunakan untuk jangka panjang atau pada pasien dengan kondisi medis tertentu.

Itulah beberapa informasi terkait daftar obat cacing anak yang perlu diketahui. Manfaatkan fitur Beli Obat dari VIVA Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!

Referensi:

  • Nemours Kids Health (2022). Pinworm Infections. https://kidshealth.org/en/parents/pinworm.html.
  • NHS (2023). Threadworms. https://www.nhs.uk/conditions/threadworms.
  • The Royal Children’s Hospital Melbourne (n.d). Worms. https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/worms.
Explore
Drag