Daftar dan Harga Obat Darah Tinggi di Apotek – Darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah terus berada pada tingkat yang terlalu tinggi. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga seseorang dapat mengalaminya tanpa menyadarinya. Padahal, hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.
Obat antihipertensi perlu digunakan berdasarkan pemeriksaan dan anjuran dokter. Sementara itu, beberapa produk suplemen atau herbal dapat menjadi pilihan pendamping untuk membantu menjaga kesehatan, tetapi tidak boleh menggantikan obat yang telah diresepkan. Simak penjelasannya berikut ini.
Penyebab Darah Tinggi
Hipertensi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pada hipertensi primer, tidak ada satu penyebab khusus yang menjadi pemicunya. Kondisi ini biasanya berkembang secara bertahap dan dipengaruhi oleh faktor seperti usia, genetik, dan riwayat keluarga.
Sementara itu, hipertensi sekunder dapat terjadi akibat kondisi kesehatan tertentu, obat-obatan, atau zat tertentu. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah yaitu sleep apnea, gangguan pembuluh darah ginjal, obat tertentu, alkohol, dan nikotin.
Kebiasaan sehari-hari juga dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Berat badan berlebih, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan termasuk faktor yang perlu diperhatikan.
Cara Mengobati Darah Tinggi
Penanganan hipertensi umumnya melibatkan perubahan gaya hidup dan, bila diperlukan, obat-obatan. Perubahan gaya hidup dapat mencakup mengurangi asupan garam, menjaga berat badan, mengonsumsi makanan bergizi, cukup tidur, rutin beraktivitas fisik, berhenti merokok, serta membatasi alkohol.
Jika perubahan gaya hidup belum cukup atau tekanan darah membutuhkan penanganan lebih lanjut, dokter dapat meresepkan obat antihipertensi. Jenis obat dipilih berdasarkan tekanan darah, penyebab hipertensi, kondisi kesehatan lain, serta faktor risiko masing-masing pasien.
Jenis Obat Hipertensi
Berdasarkan penjelasan American Heart Association, terdapat beberapa kelompok obat yang digunakan untuk mengendalikan tekanan darah, antara lain diuretik, beta-blocker, ACE inhibitor, angiotensin II receptor blocker atau ARB, dan calcium channel blocker. Ada pula kelompok lain seperti alpha blocker, alpha-2 receptor agonist, dan vasodilator.
Diuretik membantu tubuh membuang kelebihan garam dan air. Beta-blocker membantu menurunkan denyut jantung, sedangkan ACE inhibitor dan ARB bekerja dengan membantu pembuluh darah tetap lebih rileks dan terbuka. Calcium channel blocker juga membantu melebarkan pembuluh darah.
Obat-obatan tersebut bukan obat yang sebaiknya dipilih sendiri. Penggunaan, dosis, dan kombinasi obat harus ditentukan oleh dokter. Jangan menghentikan atau mengubah dosis obat hipertensi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
Daftar dan Harga Obat Darah Tinggi di Apotek
Obat darah tinggi atau hipertensi hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Jangan membeli obat darah tinggi sembarangan tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Namun, beberapa produk pendamping dan suplemen untuk mendukung pengobatan darah tinggi tersedia di apotek. Berikut beberapa suplemen dan produk herbal yang tercantum di VIVA Apotek. Penting diingat bahwa produk-produk ini bukan pengganti obat antihipertensi yang diresepkan dokter.
1. Wellness Squamega
Harga: sekitar Rp655.500 untuk 100 kapsul lunak.
Wellness Squamega Softgels mengandung Omega 3, Omega 6, Omega 9, squalene, dan vitamin E. Produk ini ditujukan untuk membantu menjaga kelancaran aliran darah serta mendukung kesehatan jantung dan kadar lemak darah, termasuk membantu menurunkan kadar hipertensi.
Aturan pakainya adalah 1–3 kapsul per hari atau sesuai anjuran dokter, dan dikonsumsi sesudah makan. Produk tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki alergi seafood.
Beli Wellness Squamega di VIVA Apotek!
2. Nutrahealth Garlic Oil
Harga: sekitar Rp119.200 untuk 30 kapsul.
Nutrahealth Garlic Oil mengandung garlic oil 5 mg yang setara dengan 2.000 mg bawang putih segar. Produk ini ditujukan untuk membantu menjaga tekanan darah serta membantu memelihara kadar lemak darah.
Aturan pakainya adalah 1 kapsul lunak sehari. Produk ini termasuk kategori vitamin, herbal, dan suplemen sehingga tidak boleh dianggap sebagai pengganti obat hipertensi dari dokter.
Beli Nutrahealth Garlic Oil di VIVA Apotek!
3. Tensigard
Harga: sekitar Rp81.000 untuk 30 kapsul.
Tensigard merupakan produk herbal yang mengandung ekstrak Apii herba dan Orthosiphonis folium. Produk ini ditujukan untuk membantu menstabilkan tekanan darah.
Aturan penggunaan yang dianjurkan adalah 3 kali sehari 1 kapsul, kemudian untuk pemeliharaan 2 kali sehari 1 kapsul. Produk dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika muncul reaksi alergi, pemakaian perlu dihentikan.
Beli Tensigard di VIVA Apotek!
4. Tensilon
Harga: sekitar Rp20.700 untuk 12 kapsul.
Tensilon Kapsul merupakan produk herbal yang secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan gejala tekanan darah tinggi ringan. Kandungannya antara lain ekstrak bawang putih, seledri, dan valerian.
Aturan pakai yang dianjurkan untuk pengobatan adalah 3 kali sehari 1 kapsul sesudah makan. Produk ini hanya ditujukan bagi penderita hipertensi yang telah ditetapkan oleh dokter. Penggunaannya juga perlu memperhatikan interaksi dengan obat tertentu, termasuk obat pengencer darah.
5. Tensipro
Harga: sekitar Rp86.900 untuk 30 kapsul.
Tensipro merupakan produk dalam kategori vitamin, herbal, dan suplemen yang ditujukan untuk membantu meringankan gejala darah tinggi. Penggunaan sebaiknya mengikuti petunjuk pada kemasan atau berkonsultasi dengan apoteker sebelum mengonsumsinya.
Jangan Ganti Obat Dokter
Suplemen atau herbal untuk darah tinggi tidak boleh digunakan sebagai pengganti obat antihipertensi yang diresepkan dokter. Jika Anda sudah mendapatkan obat seperti amlodipine, losartan, valsartan, captopril, atau obat antihipertensi lainnya, jangan menghentikan penggunaannya hanya karena tekanan darah sudah terasa lebih baik.
Hipertensi sering tidak menimbulkan gejala. Karena itu, merasa sehat bukan berarti tekanan darah sudah normal. Pemeriksaan tekanan darah secara berkala tetap diperlukan untuk mengetahui apakah pengobatan berjalan dengan baik.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan tekanan darah jika hasil pengukuran di rumah lebih tinggi dari biasanya atau terus meningkat. Jika tekanan darah mencapai 180/120 mmHg atau lebih, terutama disertai nyeri dada, sakit kepala berat, gangguan penglihatan, kebingungan, kejang, atau tanda stroke seperti wajah mencong dan kelemahan mendadak pada tangan atau kaki, kondisi tersebut membutuhkan pertolongan medis segera.
Kesimpulan
Daftar obat darah tinggi di apotek perlu dipahami dengan hati-hati karena obat antihipertensi seperti diuretik, beta-blocker, ACE inhibitor, ARB, dan calcium channel blocker harus digunakan berdasarkan evaluasi dokter.
Sementara itu, beberapa produk seperti Wellness Squamega, Nutrahealth Garlic Oil, Tensigard, Tensilon, dan Tensipro merupakan produk suplemen atau herbal yang dapat dipertimbangkan sebagai pendamping untuk menjaga kesehatan, bukan pengganti terapi hipertensi. Jika memiliki tekanan darah tinggi, lakukan pemeriksaan secara rutin dan konsultasikan pilihan pengobatan maupun suplemen dengan dokter atau apoteker.
Manfaatkan fitur Beli Obat dari VIVA Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!
Referensi:
- https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4314-hypertension-high-blood-pressure.
- https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/changes-you-can-make-to-manage-high-blood-pressure/types-of-blood-pressure-medications.
