Daftar dan Harga Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotek – Batuk saat hamil bisa terasa sangat mengganggu, apalagi jika disertai tenggorokan gatal atau sulit tidur di malam hari. Sayangnya, tidak semua obat batuk aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan tertentu di beberapa obat batuk dapat memengaruhi perkembangan janin.
Namun, tidak perlu khawatir. Terdapat berbagai obat batuk yang memang sudah dirancang agar aman dikonsumsi bagi lebih banyak orang, termasuk salah satunya yaitu ibu hamil. Bentuknya pun bervariasi mulai dari sirup hingga tablet yang bisa dipilih sesuai keinginan masing-masing.
Daftar dan Harga Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotek
Berikut adalah beberapa referensi tentang obat batuk untuk ibu hamil di apotek yang aman dikonsumsi di masa kehamilan.
1. Bisolvon 8 mg
Bisolvon 8 mg mengandung bromhexine yang membantu mengencerkan dahak pada batuk berdahak agar lebih mudah dikeluarkan. Dosisnya yang dianjurkan yaitu 1 tablet sebanyak 3 kali sehari untuk dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun, ½ tablet untuk anak 6–12 tahun, dan ½ tablet sebanyak 2 kali sehari untuk anak 2–6 tahun.
Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan perlu dihindari oleh penderita tukak lambung, ibu hamil, atau orang yang alergi terhadap bromhexine. Efek samping yang perlu diwaspadai antara lain adalah mual, diare, dan reaksi alergi.
Harga: Rp30,000 (per strip).
2. Woods Peppermint Antitussive
Woods Peppermint Antitussive bermanfaat meredakan batuk kering akibat alergi. Kandungan dextromethorphan bekerja menekan refleks batuk, sementara diphenhydramine HCl mampu mengurangi reaksi alergi. Dosisnya adalah 10 ml sebanyak 3 kali sehari untuk dewasa dan anak usia di atas 12 tahun.
Meskipun bisa dikonsumsi oleh ibu hamil, pemakaiannya harus dilakukan secara hati-hati khususnya pada trimester pertama kehamilan. Efek samping yang mungkin timbul meliputi pusing, muntah, dan rasa mengantuk. Jika ragu akan pemakaiannya, jangan ragu untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Harga: Rp25,900 (per botol).
3. Silex Sirup
Silex Sirup adalah obat herbal yang digunakan untuk meredakan batuk berdahak, melegakan tenggorokan, dan mengurangi gejala pilek. Kandungannya berupa kombinasi ekstrak tanaman seperti daun timi dan minyak eucalyptus yang bekerja secara alami untuk membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan.
Dosis untuk dewasa adalah 15 ml (1 sendok makan) sebanyak 3–4 kali sehari, sedangkan untuk anak-anak 5 ml (1 sendok takar) dengan jumlah pemakaian yang sama. Obat ini dikonsumsi setelah makan dan harus dikocok terlebih dahulu.
Harga: Rp87,000 (per botol).
4. Mucohexin 8 mg
Mucohexin 8 mg digunakan untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan akibat produksi dahak yang berlebihan, termasuk pada bronkitis atau kondisi pernapasan lain yang memerlukan bantuan ekspektoran atau pengencer dahak. Kandungan bromhexine di dalamnya berfungsi mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Dosis penggunaan untuk orang dewasa dan anak berusia di atas 10 tahun yaitu 1 tablet sebanyak 3 kali sehari, anak usia 5–10 tahun sebanyak ½ tablet, dan anak 2–5 tahun sebesar ½ tablet (2 kali sehari). Walaupun relatif aman untuk ibu hamil, Mucohexin tidak dianjurkan bagi penderita tukak lambung karena berisiko menimbulkan gangguan pada saluran cerna.
Harga: Rp11,600 (per tablet).
5. OB Herbal
OB Herbal mengandung bahan alami seperti jahe, jeruk nipis, dan licorice. Kombinasi ini berperan dalam meredakan batuk sekaligus membantu melegakan tenggorokan secara alami yang membuatnya cocok untuk penggunaan harian.
Dosis yang dianjurkan yaitu 1 sendok makan sebanyak 3 kali sehari untuk dewasa dan ½ sendok makan sebanyak 3 kali sehari untuk anak-anak. Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan disimpan di tempat yang sejuk serta terhindari dari paparan sinar matahari langsung.
Harga: Rp17,000 (per botol).
6. Ikadryl
Ikadryl merupakan sirup obat batuk yang mengandung diphenhydramine HCl, amonium klorida, natrium sitrat, dan menthol. Obat ini bekerja sebagai antihistamin sekaligus ekspektoran yang membantu meredakan batuk akibat flu, selesma, atau bronkitis alergi dengan cara meluruhkan dahak serta memberikan efek sedatif ringan.
Dosis umumnya adalah 1–2 sendok teh yang diberikan setiap 4 jam untuk dewasa dan anak-anak, di mana konsumsinya bisa dilakukan sebelum atau sesudah makan. Namun, penggunaan harus hati-hati pada ibu hamil yang menderita glaukoma, gangguan buang air kecil, atau hipertrofi prostat.
Harga: Rp16,900 (per botol).
7. Laserin Sirup
Laserin Sirup memiliki kandungan jahe merah, daun sirih, cengkeh, kayu manis, dan berbagai bahan alami lainnya. Gunanya adalah untuk meredakan batuk, melegakan tenggorokan, serta meredakan gejala masuk angin, termasuk pada ibu hamil.
Ibu hamil dapat mengonsumsinya dengan dosis sebesar 15 ml yang diberikan 2–3 kali sehari setelah makan. Namun, Laserin Sirup tidak dianjurkan bagi penderita obstruksi usus atau konstipasi.
Harga: Rp13,900 (per botol).
Cara Aman Mengatasi Batuk saat Hamil
Karena kondisinya yang lebih rentan dibanding hari biasa, ibu hamil memerlukan perhatian khusus ketika terkena sakit seperti batuk ini. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa cara aman mengatasi batuk saat hamil yang bisa diterapkan selain mengonsumsi obat medis di atas.
-
Konsumsi Obat Alami
Terdapat banyak bahan alami yang bisa membantu meredakan batuk seperti madu, air hangat, atau jahe. Madu sendiri banyak dinilai efektif untuk mengatasi batuk kering dan aman dikonsumsi untuk ibu hamil.
Meskipun bisa mendatangkan manfaat, tetap konsumsi bahan alami tersebut dalam jumlah yang wajar. Pastikan juga Anda tidak memiliki alergi terhadap bahan yang digunakan. Jika batuk tidak kunjung membaik setelahnya, segera konsultasi dengan dokter.
-
Perbanyak Asupan Air Mineral
Cairan sangat penting untuk membantu meredakan iritasi tenggorokan akibat batuk. Ibu hamil sebaiknya memperbanyak minum air mineral hangat untuk menjaga tenggorokan tetap lembap.
Selain meredakan batuk, asupan cairan yang cukup juga baik untuk menjaga kondisi kehamilan secara umum, termasuk salah satunya adalah menjaga volume air ketuban dan sirkulasi darah agar tetap optimal.
-
Istirahat yang Cukup
Saat tubuh beristirahat, sistem kekebalan akan bekerja lebih maksimal untuk melawan virus atau bakteri penyebab batuk. Inilah yang membuat ibu hamil perlu cukup tidur dan jangan sampai terlalu lelah.
Istirahat juga membantu mengurangi stres yang bisa memperburuk kondisi tubuh. Pastikan lingkungan tidur nyaman dan bebas dari debu atau pemicu alergi yang bisa memperparah batuk.
Itulah beberapa informasi terkait daftar dan harga obat batuk untuk ibu hamil di apotek yang perlu diketahui. Manfaatkan fitur Beli Obat dari VIVA Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!
Referensi:
- American Pregnancy Association (n.d). Cough and Cold During Pregnancy. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/cough-cold-during-pregnancy.
- TopLine MD (2023). Maternal Wellness: Pregnancy-Safe Home Remedies for Cough and Cold. https://www.toplinemd.com/trogolo-obstetrics-and-gynecology/maternal-wellness-pregnancy-safe-home-remedies-for-cough-and-cold.
