Daftar dan Harga Obat untuk Gigi Ngilu di Apotek – Makan es krim favorit atau minum kopi panas bisa berubah jadi pengalaman tak menyenangkan apabila muncul rasa ngilu di gigi secara tiba-tiba. Sensasi seperti tersengat ini sering muncul tanpa peringatan dan bisa berlangsung beberapa detik. Gigi ngilu sendiri bisa menjadi sebuah sinyal bahwa gigi Anda sedang butuh perhatian lebih.
Selain produk seperti pasta gigi khusus untuk gigi sensitif atau obat kumur, ada beberapa obat yang bisa dikonsumsi ketika Anda mengalami gigi ngilu. Selain itu, beberapa di antaranya bahkan memberikan manfaat ekstra seperti mengatasi gigi berlubang.
Tapi, tidak semua produk cocok untuk setiap kasus. Ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu pilihan obat yang tersedia, manfaatnya, serta kisaran harganya agar bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Daftar dan Harga Obat untuk Gigi Ngilu di Apotek
Untuk mengatasi rasa ngilu yang menjalar pada gigi, berikut adalah beberapa rekomendasi obat untuk gigi ngilu yang bisa Anda beli di apotek.
1. Dentasol
Dentasol merupakan obat oles yang bermanfaat dalam meredakan berbagai keluhan pada rongga mulut seperti radang gusi, sariawan, gigi ngilu, maupun nyeri akibat tumbuh gigi. Dengan kandungan benzokain sebagai anestesi lokal dan kombinasi bahan aktif lainnya, obat ini memberikan rasa nyaman dan meredakan peradangan di area yang terdampak.
Penggunaannya cukup dengan mengoleskan obat menggunakan kapas pada area yang sakit dan dapat diulang setiap 3–4 jam sesuai kebutuhan. Hindari penggunaan pada anak berusia di bawah 1 tahun dan hentikan pemakaian jika muncul reaksi alergi seperti rasa terbakar, sesak napas, atau warna kebiruan pada kulit.
Harga: Rp7.600 (per botol).
2. Sensodyne Freshmint
Sensodyne Freshmint adalah pasta gigi yang dirancang khusus untuk melindungi gigi sensitif dari rasa ngilu sekaligus membantu menjaga kesehatan gigi secara menyeluruh. Produk Sensodyne ini juga memberikan sensasi mint yang menyegarkan sehingga membuat pengalaman menyikat gigi lebih nyaman setiap hari.
Pasta gigi ini digunakan dua kali sehari, yaitu saat pagi dan malam hari sebelum tidur. Jangan menggunakannya lebih dari 3 kali sehari dan pastikan agar tidak tertelan selama menyikat gigi. Hentikan pemakaian jika terjadi iritasi atau reaksi alergi dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Harga: Rp27.900 (per kotak).
3. Sumagesic
Lewat kandungan paracetamol sebagai bahan utamanya, Sumagesic efektif digunakan untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala, sakit gigi, serta membantu menurunkan demam. Karena kandungannya yang cukup tinggi, obat ini cocok untuk meredakan gejala nyeri tingkat sedang pada orang dewasa.
Dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet yang diminum 3–4 kali sehari, baik sebelum maupun sesudah makan. Walaupun tergolong obat bebas, penggunaannya tetap perlu mengikuti anjuran, terutama pada penderita gangguan fungsi ginjal atau hati. Jika demam tidak membaik dalam 2–5 hari, segera konsultasikan ke dokter.
Harga: Rp3.100 (per strip).
4. Cataflam
Kandungan kalium diklofenak yang dimiliki Cataflam digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan jangka pendek seperti nyeri otot, nyeri sendi, nyeri haid, sakit gigi, serta nyeri setelah operasi atau cedera. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin sehingga nyeri berkurang langsung dari sumbernya.
Dosis umum untuk dewasa adalah 100–150 mg per hari yang dibagi dalam 2–3 kali konsumsi dan diminum setelah makan. Karena termasuk obat keras, Cataflam harus digunakan sesuai anjuran dokter. Konsumsinya perlu dilakukan secara hati-hati bagi penderita gangguan lambung, jantung, ginjal, atau ibu hamil yang sedang berada di trimester ketiga.
Harga: Rp80–90 ribu (per strip).
5. Profenid
Profenid merupakan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang mengandung ketoprofen, di mana gunanya adalah untuk meredakan nyeri dan peradangan akibat arthritis, nyeri haid, nyeri otot, ngilu atau sakit gigi, sakit punggung, hingga cedera sendi.
Tersedia dalam bentuk tablet, gel oles, dan suppositoria, dosis umum profenid 25–50 mg yang digunakan setiap 6–8 jam (maksimal 300 mg/hari) atau sesuai anjuran dokter. Obat ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil setelah 20 minggu dan perlu dihindari oleh penderita gangguan hati, ginjal, atau jantung.
Harga: Rp25–35 ribu (per suppositoria).
6. Ibuprofen
Ibuprofen 400 mg adalah obat yang bekerja sebagai pereda nyeri, penurun demam, dan antiinflamasi. Kandungannya biasa digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang seperti ngilu pada gigi, nyeri haid, sakit kepala, serta menurunkan demam pada anak.
Dosis untuk dewasa biasanya 200–400 mg yang diminum sebanyak 3–4 kali sehari setelah makan. Karena termasuk obat keras, penggunaannya harus sesuai anjuran dokter, terutama pada lansia, ibu hamil, atau pasien dengan gangguan lambung, ginjal, jantung, atau hati. Efek samping yang mungkin timbul antara lain nyeri perut, pusing, hingga pendarahan lambung.
Harga: Rp5–15 ribu (per strip).
7. Asam Mefenamat
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) berikutnya yang bisa digunakan untuk mengatasi sakit atau ngilu pada gigi adalah Asam Mefenamat. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim pemicu peradangan dan nyeri sehingga memberikan efek analgesik sekaligus antiinflamasi.
Dosis umum untuk dewasa dan anak berusia di atas 14 tahun adalah 500 mg yang diminum 3 kali sehari setelah makan. Walaupun relatif aman dikonsumsi, efek samping yang patut diwaspadai meliputi nyeri perut, mual, ruam, bahkan reaksi alergi atau gangguan serius pada pencernaan dan hati jika tidak dikonsumsi sesuai anjuran.
Cara Mengatasi Gigi yang Terasa Ngilu
Di luar konsumsi obat medis, ada juga beberapa cara alami mengatasi gigi ngilu yang bisa dilakukan secara praktis di rumah. Hal ini penting agar Anda tidak selalu bergantung pada obat-obatan setiap kali mengalami masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa contohnya.
-
Gunakan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif
Langkah pertama yang bisa Anda coba adalah mengganti pasta gigi biasa dengan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Produk ini biasanya mengandung bahan seperti potassium nitrate atau strontium chloride yang bekerja dengan cara menenangkan saraf di dalam gigi dan membentuk lapisan pelindung pada dentin yang terbuka.
Penggunaan secara rutin (minimal dua kali sehari) dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas rasa ngilu. Meskipun hasilnya tidak instan, penggunaan pasta gigi sensitif secara konsisten bisa menjadi solusi jangka panjang yang efektif dan mudah dilakukan di rumah.
-
Hindari Makanan Pemicu Gigi Ngilu
Makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, asam, atau manis bisa memicu rasa ngilu pada gigi yang sensitif. Untuk sementara waktu, cobalah untuk membatasi konsumsi es, kopi panas, jeruk, soda, dan permen, khususnya jika Anda sedang dalam tahap penyembuhan gigi ngilu.
Kalaupun ingin tetap mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, pastikan untuk tidak langsung mengenai bagian gigi yang sensitif. Anda juga bisa memanfaatkan sedotan untuk menghindari kontak langsung minuman dingin dengan gigi depan.
-
Coba Pakai Obat Kumur
Selain pasta gigi, Anda bisa mencoba obat kumur khusus untuk gigi sensitif sebagai bagian dalam rutinitas harian. Obat kumur ini membantu memperkuat enamel dan memberikan perlindungan tambahan terhadap zat pemicu ngilu.
Pilih produk yang bebas alkohol agar tidak menimbulkan rasa perih dan gunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Jika digunakan secara teratur, obat kumur dapat meningkatkan efektivitas pengobatan gigi sensitif secara keseluruhan.
Itulah beberapa informasi terkait daftar dan harga obat untuk gigi ngilu di apotek yang perlu diketahui. Manfaatkan fitur Beli Obat dari VIVA Apotek untuk mendapatkan obat yang Anda butuhkan. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, ya!
Referensi:
- Mayo Clinic (2024). Toothache: First aid. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-toothache/basics/art-20056628.
- WebMD (2024). Toothache Relief and Home Remedies. https://www.webmd.com/oral-health/home-remedies-toothache.
